Kamis, 31 Juli 2014

News / Regional

Petasan Meledak, Telapak Sopir Truk Pun Berlubang

Jumat, 2 September 2011 | 01:12 WIB

BENGKULU, KOMPAS.com — Seorang sopir truk dari Desa Medan Jaya, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menderita cedera di kedua telapak tangannya setelah petasan yang dimainkan meledak.

"Sopir truk yang menderita luka bakar akibat petasan bernama Heldi (36), asal Desa Medan Jaya," kata perawat dari Pusat Kesehatan Masyarakat B Simanjuntak, di Mukomuko, Kamis (1/9/2011).

Menurut dia, korban bersama anak-anaknya sedang bermain petasan di lantai dua rumahnya. "Petasan yang dimainkan oleh korban berukuran besar dengan harga Rp 150.000 per batang," kata dia menambahkan.

Saat korban sedang asyik bermain, petasan tiba-tiba yang mengeluarkan ledakan di udara hanya dua dari delapan ledakan. Karena yakin petasan tidak lagi meledak, korban memberanikan diri untuk tidak lagi bermain dengan meletakkan di telapan kedua tangan.

Namun, petasan mendadak mengeluarkan sisa ledakan dan mengenai kedua telapak tangannya. Simanjuntak menjelaskan, korban sempat dirawat selama dua jam di puskesmas setempat. Setelah proses pengobatan selesai, korban diperbolehkan pulang ke rumahnya.

"Saat ini luka korban sudah bisa ditangani, dan tidak perlu dirujuk di puskesmas," kata dia.

Namun, proses pengobatan kepada korban tetap dilakukan untuk menjaga jangan sampai luka di tangan korban menjadi parah.

Menurut keterangan dari Simanjuntak, telapak antara jempol dan telunjuk jari tangan kanan korban terdapat lubang yang sangat besar dan lima jari tangan kiri korban juga mengalami luka bakar yang sangat parah.

"Korban cepat dibawa dan diberikan pertolongan oleh tenaga medis di puskesmas setempat sehingga tangan dan jarinya masih bisa diselamatkan. Kalau saja korban terlambat diberikan pertolongan setelah kena ledakan petasan, akan lebih parah," ujarnya.


Editor : Benny N Joewono
Sumber: