Jumat, 19 September 2014

News / Megapolitan

Kasus Narkoba

Tiga Penyidik "Nyabu" Dilimpahkan ke Kejati

Rabu, 24 Agustus 2011 | 16:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga orang penyidik dan seorang pengedar yang menjadi tersangka dalam kasus kepemilikan dan peredaran narkoba dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta siang ini. Hal ini disampaikan Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Nugroho Aji Wijayanto, Rabu (24/8/2011), di Polda Metro Jaya.

"Hari ini sudah dilimpahkan (para tersangka) ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Setelah dinyatakan P21 (lengkap) oleh jaksa penuntut umum," ucap Nugroho. Berkas perkara dinyatakan P21 sejak sepekan lalu.

Pada Rabu (24/8/2011) ini, keempat tersangka yang dilimpahkan yakni Aipda Sugito, Briptu Bahri Afrianto, AKP Abdul Malik, dan Fredi Budiman. Sebelumnya, pada Mei 2011, polisi menangkap pemain lama peredaran narkoba, Fredi Budiman, di Kemayoran, Jakarta Pusat. Fredi lalu membocorkan adanya keterlibatan polisi dalam peredaran narkoba, kemudian mengarah pada Brigadir Bahri Afrianto dan Aipda Sugito.

Dari rumah Aipda Sugito, polisi menemukan sabu, bahan pembuat ekstasi, dan mesin cetak tablet ekstasi. Dari kedua oknum polisi itu, kecurigaan mulai merambat ke atasannya yakni, Ajun Komisaris Abdul Malik, Komisaris Wahyu Sosiawan, dan Ajun Komisaris Moeyono. Namun hanya Abdul Malik, Sugito, dan Bahri yang ditahan sementara dua orang lainnya dilepas.


Editor : Hertanto Soebijoto