Tewas Kecelakaan Duduki Peringkat III - Kompas.com

Tewas Kecelakaan Duduki Peringkat III

Kompas.com - 04/08/2011, 19:01 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com - Angka meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas lima tahun terakhir terus naik dari 511 orang di tahun 2005 menjadi 606 orang tahun 2010.

Ini menjadikan warga meninggal karena kecelakaan menduduki peringkat ke tiga kematian penduduk Pulau Dewata setelah kardiovaskuler (gagal jantung) dan diabetes melitus. Padahal lima tahun lalu masih menduduki peringkat ke delapan. Namun, angka ini belum termasuk korban kecelakaan yang meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Bahkan, sebagian besar kecelakaan tersebut dialami para pengendara kendaraan roda dua dengan usia antara 16 tahun-25 tahun. Rata-rata sehari remaja yang tewas karena kecelakaan lalu lintas tercatat oleh Kepolisian Daerah Bali antara dua orang hingga tiga orang.

Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah Bali Komisaris Besar Syauqie Achmad mengatakan penyebab utama kecelakaan lalu lintas adalah rendahnya kesadaran pengendara berlalu lintas, selain kualitas jalan raya hingga tingginya pertumbuhan kendaraan roda dua.

"Kami mendata lebih dari separuh pengguna lalu lintas yang mengalami kecelakaan tidak mengantongi surat izin mengemudi (SIM) dan mereka ini hampir 85 persennya adalah para pengendara roda dua," katanya, di Denpasar, Kamis (4/8/2011).

Ia menambahkan pihaknya tidak menyangka pertumbuhan kendaraan roda dua rata-rata setiap bulannya untuk enam bulan terakhi di tahun 2011 ini sekitar 40.000 unit. Jumlah kendaraan roda dua tercatat dari Januari hingga Juni tahun ini 2 juta unit dari total kendaraan bermotor 2,2 juta unit. Padahal, tahun 2005 masih tercatat satu juta unit kendaraan roda dua dari total 1,2 juta unit segala jenis kendaraan bermotor dan tahun 2010 tercatat sekitar 1,7 unit kendaraan roda dua dari total sekitar 2 juta unit segala jenis kendaraan.

Namun, Achmad mengakui sulit menekan pertumbuhan ini, apalagi siswa sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA), khususnya di Denpasar, rata-rata mengendarai kendaraan roda dua ke sekolah.

Karenanya, ia berharap dengan adanya kerja sama dengan pihak sekolah mampu meningkatkan kesadaran berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan.

Awal tahun ini, Kepolisian Daerah Bali mengoperasikan Regional Traffic Management Center (RTMC) untuk memantau lalu lintas selama 24 jam penuh melalui 56 layar CCTV yang terkoneksi langsung ke markas Polda Bali. Harapannya, RTMC, mampu mengatisipasi kemacetan lalu lintas dan mempercepat penanganan saat terjadi kecelakaan lalu lintas.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Nyoman Sutedja membenarkan adanya data tersebut. "Korban tewas karena kecelakaan terbanyak luka di bagian kepala. Kemungkinan besar korban tidak menggunakan helm atau menggunakan helm tetapi tidak dipasang dengan baik, sehingga kepala terbentur aspal jalan atau benda keras lainnya," jelasnya.

Hingga saat ini belum ada solusi pasti dari pemerintah setempat untuk menekan angka kematian maupun pertumbuhan kendaraan roda dua. Apalagi, pendapatan asli daerah (PAD) Provinsi Bali masih bergantung dari pemasukan pajak kendaraan bermotor dan bea bali nama kendaraan bemotor sekitar Rp 917 miliar dari total PAD tahun 2010 sekitar Rp 1,2 triliun. 

 

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorRobert Adhi Kusumaputra

    Terkini Lainnya

    Diungkap, Objek Mengapung Terlihat 2 Minggu Setelah Hilangnya MH370

    Diungkap, Objek Mengapung Terlihat 2 Minggu Setelah Hilangnya MH370

    Internasional
    Lawan Pemkot Jaksel soal Penggusuran, Warga Bukit Duri Ajukan Kasasi

    Lawan Pemkot Jaksel soal Penggusuran, Warga Bukit Duri Ajukan Kasasi

    Megapolitan
    Kapolri: Potensi Indonesia Jadi Negara Super Power Bukan Omong Kosong

    Kapolri: Potensi Indonesia Jadi Negara Super Power Bukan Omong Kosong

    Megapolitan
    Hadirkah SBY pada Peringatan HUT RI di Istana Kamis Besok?

    Hadirkah SBY pada Peringatan HUT RI di Istana Kamis Besok?

    Nasional
    Menag Sebut Ada Dua Cara bagi First Travel untuk Bertanggung Jawab

    Menag Sebut Ada Dua Cara bagi First Travel untuk Bertanggung Jawab

    Nasional
    Aniaya Istri, Sang Suami Pura-pura Pingsan Saat Dijemput Polisi

    Aniaya Istri, Sang Suami Pura-pura Pingsan Saat Dijemput Polisi

    Regional
    Penjelasan BPK soal Temuan Rp 550 Miliar dalam Sidang Suap Opini WTP Kemendes PDTT

    Penjelasan BPK soal Temuan Rp 550 Miliar dalam Sidang Suap Opini WTP Kemendes PDTT

    Nasional
    Pelarangan Sepeda Motor dari Senayan ke Bundaran HI Rencananya Diterapkan Oktober

    Pelarangan Sepeda Motor dari Senayan ke Bundaran HI Rencananya Diterapkan Oktober

    Megapolitan
    Perluas Akses Air Bersih, Pemkot Tangerang Turunkan Biaya Pemasangan

    Perluas Akses Air Bersih, Pemkot Tangerang Turunkan Biaya Pemasangan

    Megapolitan
    Di Mana Grace Mugabe? Polisi Afrika Selatan Bungkam

    Di Mana Grace Mugabe? Polisi Afrika Selatan Bungkam

    Internasional
    Wakil Ketua DPRD Kota Malang Dimintai Daftar Hadir Banggar oleh KPK

    Wakil Ketua DPRD Kota Malang Dimintai Daftar Hadir Banggar oleh KPK

    Regional
    Sugiarti Telah Minta Maaf, Julianto Kekeh Lanjutkan Proses Hukumnya

    Sugiarti Telah Minta Maaf, Julianto Kekeh Lanjutkan Proses Hukumnya

    Megapolitan
    Militer Israel Hancurkan Rumah Pria Palestina Penikam 3 Warga Yahudi

    Militer Israel Hancurkan Rumah Pria Palestina Penikam 3 Warga Yahudi

    Internasional
    Program Sertifikasi dan Tunjangan Profesi Guru Tetap Ada

    Program Sertifikasi dan Tunjangan Profesi Guru Tetap Ada

    Edukasi
    PPP Kubu Djan Faridz Desak Pemerintah Tunda Pencairan Dana Banpol

    PPP Kubu Djan Faridz Desak Pemerintah Tunda Pencairan Dana Banpol

    Regional

    Close Ads X