Kamis, 17 April 2014

News / Megapolitan

Hari Pertama Puasa, Pasar Kue Subuh Lengang

Senin, 1 Agustus 2011 | 09:18 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com - Suasana Pasar Kue Senen, Jakarta Pusat, pada hari pertama puasa cukup lengang. Hal ini bukan disebabkan berkurangnya pembeli, tapi karena banyak pedagang yang memilih berlibur di awal puasa.

"Banyak yang pulang kampung, jadi kelihatan lebih sepi," kata Atoy, salah seorang pedagang di depan Blok IV Pusat Grosir Senen Jaya (PGSJ), Jakarta Pusat kepada Kompas.com, Senin (1/8/2011).

Sebagian pedagang kue memilih mengawali puasa bersama keluarga. Selain untuk beradaptasi dengan situasi awal puasa, menurutnya, hal ini sudah menjadi tradisi banyak di antara mereka. "Nanti, di akhir-akhir puasa kumpul lagi sama keluarga di kampung," kata Otoy.

Pasar kue Senen yang terletak di pelataran Blok I - IV biasanya dipenuhi pedagang dan pembeli saat subuh. Karena itu pusat jajanan aneka kue ini kerap disebut Pasar Subuh. Namun, kondisi hari ini terbilang berbeda. Jejeran lapak pedagang yang berdempetan di sepanjang pelataran tak terlihat padat. Banyak lahan kosong tak terisi.

"Ini biasanya cuma satu minggu. Setelah itu sudah ramai lagi," kata Otoy.

Situasi saat ini lazim terjadi terutama untuk para pedagang yang berasal dari daerah sekitar Jakarta, antara lain Bogor, Ciledug, dan Tangerang.

Pedagang yang mengaku sudah menjajakan kue di Pasar Senen sejak tahun 1980-an ini menuturkan, situasi yang sama akan berulang sepekan sebelum Lebaran hingga sepekan sesudahnya, "Waktu penjual-penjualnya mudik," ujar Otoy.

Pasar kue subuh biasanya ramai dikunjungi pembeli pada sekitar pukul 04.00 WIB dan pukul 20.00 WIB. "Ya, karena kuenya dua kali dikirim. Pertama sekitar jam 1 dini hari, kedua setelah magrib," kata Ayub, pedagang kue lainnya.

Pelanggan yang umumnya sudah mengetahui jadwal kedatangan kue akan datang beberapa saat setelahnya.


Editor : Hertanto Soebijoto