Kamis, 24 April 2014

News / Regional

Pemprov Jamin Stok Kebutuhan Pokok

Kamis, 28 Juli 2011 | 18:19 WIB

Baca juga

BANJARMASIN, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menjamin stok kebutuhan pokok selama Ramadhan dan Idul Fitri 1432 Hijriah aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan melakukan aksi borong.

Sekretaris Daerah Pemprov Kalsel Mukhlis Gafuri di Banjarmasin, Kamis (28/7/2011), mengatakan kepastian tersedianya kebutuhan pokok tersebut berdasarkan hasil monitoring Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, TPID terus berupaya mengantisipasi kenaikan inflasi menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, antara lain, dengan memonitor sejumlah pasar tradisional dan beberapa distributor pangan strategis di Banjarmasin.

"Kegiatan ini dilaksanakan untuk memantau kecukupan pasokan dan kondisi harga kebutuhan pokok sebelum memasuki bulan puasa dan Lebaran," katanya.

Selain memantau pasar, Pemerintah Provinsi Kalsel bersama dinas dan badan terkait serta pemerintah kabupaten/kota di Kalimantan Selatan juga melakukan pertemuan untuk memastikan kecukupan pasokan kebutuhan pokok.

"Terakhir pertemuan dilaksanakan di kantor Badan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel di Banjarbaru dan di Bank Indonesia," katanya.

Berdasarkan hasil pantauan yang telah dilakukan, stok beberapa kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri aman, artinya ketersediaan bahan pokok masih di atas perkiraan kebutuhan konsumsi.

"Misalnya stok beras mampu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun," ujarnya.

Berdasarkan informasi dinas pertanian, produksi beras Kalsel tahun 2011 diperkirakan 1,13 juta ton, sedangkan kebutuhan sebanyak 504.570 ton sehingga Kalsel mengalami surplus beras 621.840 ton.

Harga beras lokal yang menjadi salah satu pemicu inflasi pada 2010, kata Mukhlis, sepanjang 2011 relatif stabil dan berada pada Rp 9.299-Rp 12.461 per kilogram.

Begitu juga dengan pasokan daging sapi, daging ayam, dan telur ayam ras cukup memadai. Stok sapi potong sampai akhir tahun diperkirakan surplus 14.823 ekor, begitu juga dengan produksi daging ayam ras surplus 54.000 ekor per tiga hari. "Kondisi cuaca yang cerah memastikan kelancaran pasokan telur ayam ras dari Jawa Timur," katanya.

Terkait dengan semakin dekatnya bulan puasa dan Lebaran, kata Mukhlis, TPID mengeluarkan imbauan, yaitu pasokan bahan pangan aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menghadapi bulan puasa dan perayaan Lebaran, bahkan sampai akhir tahun.

Dengan demikian, diharapkan masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian bahan pokok secara berlebihan yang bisa mengakibatkan kenaikan harga.

"Selain itu, kami harap para pengusaha untuk tidak menaikkan harga terlalu tinggi. Pemerintah Daerah memastikan ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi sehingga tidak ada alasan bagi pedagang menaikkan harga di atas batas wajar," kata Muchlis Gafuri.


Editor : Benny N Joewono
Sumber: