Sabtu, 1 November 2014

News / Regional

Razia Pekat Jaring Pasangan Mesum

Jumat, 22 Juli 2011 | 09:51 WIB

BANTUL, KOMPAS.com. — Belasan pasangan mesum dan perempuan yang diduga pekerja seks komersial (PSK) terjaring dalam razia yang digelar petugas gabungan dari polres dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bantul, Jumat (22/7/2011) dini hari.

Saat terkena razia mereka berada di losmen dan hotel di kawasan Parangkusumo dan Parangtritis, Bantul, DI Yogyakarta. Semua pasangan mesum dan PSK ini kemudian digelandang ke Markas Polres Bantul untuk diperiksa.

Dari hasil pendataan petugas, jumlah pasangan bukan suami istri ini 14 pasang dan PSK 6 orang. Dari 14 pasangan yang terjaring, enam pasang di antaranya berstatus mahasiswa.

"Mereka kami dapati sedang berada dalam kamar losmen dan hotel, bahkan ada beberapa yang kepergok belum berpakaian lengkap," kata Kasat Sabhara Polres Bantul, Ajun Komisaris Riyono.

Razia ini, kata Riyono, sengaja digelar untuk menciptakan situasi yang kondusif menjelang bulan Ramadhan. Rencananya, razia seperti ini akan terus digelar untuk membersihkan Bantul dari praktik prostitusi dan menyadarkan masyarakat supaya tidak melakukan perbuatan perzinahan.

"Mereka kami amankan karena bukan pasangan suami istri yang sah," katanya.

Sebagian besar dari mereka yang tertangkap razia pekat ini berasal dari luar Bantul, seperti Jepara, Kudus, Klaten, dan Semarang.

Ke-14 pasangan mesum dan 6 PSK ini terpaksa akan dijerat dengan pasal tindak pidana ringan sesuai dengan Perda Nomor 5 Tahun 2007 Kabupaten Bantul tentang Pelarangan Pelacuran dengan ncaman hukuman maksimal tiga bulan kurungan atau denda maksimal Rp 10 juta.


Editor : Kistyarini