Jumat, 29 Agustus 2014

News / Regional

Probolinggo Gelar Pawai Budaya

Kamis, 30 Juni 2011 | 00:31 WIB

PROBOLINGGO, KOMPAS.com — Pawai budaya dan seni yang digelar Pemerintah Kota Probolinggo sebagai bagian dari kegiatan "Seminggu di Kota Probolinggo" atau Semipro menampilkan pesona menarik hingga menyedot puluhan ribu warga. Sebelum start di depan Kantor Wali Kota Jalan PB Sudirman hingga finis di alun-alun kota Jalan A Yani, penonton rela berdesak-desakan, Rabu (29/6/2011).

Antusiasme penonton ini memberikan spirit bagi kehadiran pawai budaya sebagai kegiatan wisata yang pada akhirnya akan memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat.

Koordinator pawai budaya Endro Suroso, dalam sambutannya, mengatakan, pemerintah mempunyai kewajiban menggali dan melestarikan seni budaya. Endro menambahkan, pawai seni budaya memberikan ajang kepada seniman untuk berkreasi dan berekspresi. "Selain itu, pawai budaya akan dikemas menjadi kegiatan wisata budaya yang dapat menarik wisatawan, baik domestik maupun mancanegara," ujar Endro.

Peserta pawai budaya dan seni berjumlah 54 peserta yang berasal dari 12 kabupaten/kota, 15 utusan dari berbagai daerah, baik Jawa Timur maupun luar Jawa Timur, serta tampilan budaya dari 25 SKPD. Daerah-daerah peserta antara lain Banyuwangi, Situbondo, Lumajang, Probolinggo Kabupaten/Kota, Pasuruan Kabupaten/Kota, Sidoarjo, Sampang, Bangkalan, Pamekasan, dan Sumenep.

Selanjutnya ada Surabaya, Gresik, Mojokerto, Lamongan, Tuban, Ponorogo, Blitar, Boyolali, Banyumas, Kulon Progo DI Yogyakarta, Cimahi di Jawa Barat yang menampilkan rampak gendang, Bali dengan ogoh-ogoh, Betawi dengan ondel-ondel, etnis Tionghoa dengan liang-liong, dan etnis Arab juga tampil dengan tari jafen.

Wali Kota HM Buchori mengatakan, seni dan budaya memberikan identitas dan menyemangati NKRI, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan Pancasila. "Pawai ini meramu rasa, karsa seni budaya dari berbagai daerah," ujar Buchori yang ikut menari jafen bersama etnis Arab.

Seni budaya yang ditampilkan sangat beragam dan mempesona. Di antaranya topeng ireng dari Boyolali, gandrung dari Banyuwangi, serta berbagai tarian dari Madura dan wilayah pesisir utara. "Kami merasa terhibur dengan adanya pawai budaya ini. Penampilannya kali ini bagus-bagus dan sangat beragam," ujar salah seorang pengunjung.


Editor : I Made Asdhiana