10.369 Anak Belum Miliki Akta Kelahiran - Kompas.com

10.369 Anak Belum Miliki Akta Kelahiran

Kompas.com - 10/06/2011, 18:44 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.com — Sekitar 10.369 dari 12.147 anak yang lahir sepanjang tahun 2010 anak di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, belum memiliki akta kelahiran atau baru 1.778 anak yang memiliki akta kelahiran.

"Artinya 14,64 persen saja orangtua yang mengurus akta kelahiran anaknya," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pontianak Thomas, Jumat (10//6/2011) di Pontianak.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pontianak (Disdukcapil Kota Pontianak) telah melakukan kerja sama dengan pihak rumah sakit dan Badan Pusat Statistik setempat untuk melakukan pencatatan angka kelahiran bayi di kota itu untuk kemudian dilaporkan ke pihaknya.

"Padahal kepengurusan akta kelahiran telah kami gratiskan. Namun kenapa minat masyarakat untuk membuat akta kelahiran bagi anaknya masih rendah," ujarnya.

Ia mencurigai, kurangnya sosialisasi dan kemungkinan bahwa pihak rumah sakit masih memungut biaya membuat masyarakat enggan membuatkan anaknya akta kelahiran.

Sebenarnya, mengurus akta kelahiran anak cukup dipermudah karena tidak dipungut biaya.  Hal itu bisa dilakukan asalkan pendaftar dapat membawa surat kelahiran dari pihak rumah sakit atau puskesmas.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Multi Junto membantah, ada pungutan liar oleh pihak rumah sakit dalam kepengurusan akta kelahiran.

"Masih banyaknya anak-anak yang belum memiliki akta kelahiran terjadi karena kurangnya kesadaran dari orangtua akan perlunya akta kelahiran," ujarnya.

Multi tidak menyangkal jika beberapa waktu lalu ada pemisahan antara biaya persalinan dan biaya pengurusan pembuatan akta kelahiran sehingga hal itu menjadi seperti pungutan liar.

EditorBenny N Joewono
Terkini Lainnya
Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini
Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini
Megapolitan
Jenazah Bripda Gilang, Polisi yang Gugur dalam Bom Kampung Melayu Dimakamkan di Klaten
Jenazah Bripda Gilang, Polisi yang Gugur dalam Bom Kampung Melayu Dimakamkan di Klaten
Megapolitan
Cerita Orangtua yang Anaknya Sempat Dikira Pelaku Bom Kampung Melayu
Cerita Orangtua yang Anaknya Sempat Dikira Pelaku Bom Kampung Melayu
Megapolitan
Ibunda Polisi yang Gugur dalam Ledakan Bom Kampung Melayu Menangis Histeris
Ibunda Polisi yang Gugur dalam Ledakan Bom Kampung Melayu Menangis Histeris
Megapolitan
Lim Wen Sim Ubah Mitos Burung Hantu dari Pembawa Maut Jadi Penyelamat Warga
Lim Wen Sim Ubah Mitos Burung Hantu dari Pembawa Maut Jadi Penyelamat Warga
Regional
Ini yang Dilakukan Pimpinan DPRD DKI Saat Sidak ke Alexis dan Illigals
Ini yang Dilakukan Pimpinan DPRD DKI Saat Sidak ke Alexis dan Illigals
Megapolitan
KTP Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Tersebar, Polisi Pastikan Pria Sukabumi Itu Masih Hidup
KTP Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Tersebar, Polisi Pastikan Pria Sukabumi Itu Masih Hidup
Regional
Trump Disambut Ribuan Demonstran di “Lubang Neraka”
Trump Disambut Ribuan Demonstran di “Lubang Neraka”
Internasional
Ketum PBNU: Saya Heran Orang Radikal Ada di Perguruan Tinggi
Ketum PBNU: Saya Heran Orang Radikal Ada di Perguruan Tinggi
Regional
Kecam Pelaku Teror Kampung Melayu, Fahri Hamzah Minta Jokowi Pimpin Investigasi
Kecam Pelaku Teror Kampung Melayu, Fahri Hamzah Minta Jokowi Pimpin Investigasi
Nasional
Kembalinya Teror Bom dan #KamiTidakTakut
Kembalinya Teror Bom dan #KamiTidakTakut
Megapolitan
Teror Bom Kampung Melayu, Kami Tidak Takut!
Teror Bom Kampung Melayu, Kami Tidak Takut!
Nasional
Pengebom Manchester 'Terbukti” Berkaitan dengan ISIS
Pengebom Manchester "Terbukti” Berkaitan dengan ISIS
Internasional
Masyarakat Diminta Tak Sebarkan Gambar Sadis Korban Ledakan Bom di Kampung Melayu
Masyarakat Diminta Tak Sebarkan Gambar Sadis Korban Ledakan Bom di Kampung Melayu
Megapolitan
Kisah Wanita Pawon Gendis yang Raih Penghargaan karena Kuliner Ekstrem
Kisah Wanita Pawon Gendis yang Raih Penghargaan karena Kuliner Ekstrem
Regional

Close Ads X