Setelah Yogyakarta, Gempa di Kebumen - Kompas.com

Setelah Yogyakarta, Gempa di Kebumen

Kompas.com - 05/06/2011, 21:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Tak lama setelah terasa di Kota Yogyakarta, getaran gempa terjadi di Kebumen, Jawa Tengah, yang berjarak sekitar 100 km. Gempa terjadi di Kebumen, Jawa Tengah, Minggu (5/6/2011) sekitar pukul 21.02 WIB.

Menurut data yang dilansir Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berkekuatan 3,7 skala Richter. Pusat gempa berada di darat, sekitar 8 km sebelah utara Kebumen atau tepatnya di koordinat 7,6 Lintang Selatan dan 109,67 Bujur Timur pada kedalaman 10 km.

Getaran gempa diperkirakan terasa dengan kekuatan III MMI (modified mercally intencity) di Kebumen.

Sebelumnya, gempa bumi kembali terasa di Kota Yogyakarta, Minggu sekitar pukul 18.40. Pusat gempa diketahui di pantai selatan Bantul.

Berdasarkan data yang dirilis BMKG, pusat gempa 19 kilometer barat daya Bantul. Pusat gempa tepatnya berada pada koordinat 8 Lintang Selatan dan 110,22 Bujur Timur di kedalaman 14 km.

Gempa tersebut berkekuatan 3,1 skala Richter. Getarannya terasa hingga Kota Yogyakarta dengan kekuatan II MMI.


EditorTri Wahono

Terkini Lainnya

Polisi Belum Menyerah Tangani Kasus Novel Baswedan

Polisi Belum Menyerah Tangani Kasus Novel Baswedan

Nasional
Dituduh Korupsi, Fahri Hamzah Sebut Nazaruddin Lagi Marah dan Depresi

Dituduh Korupsi, Fahri Hamzah Sebut Nazaruddin Lagi Marah dan Depresi

Nasional
Polisi: Pastikan Dulu Kepulangan Rizieq, Baru Rencanakan Penjemputan

Polisi: Pastikan Dulu Kepulangan Rizieq, Baru Rencanakan Penjemputan

Megapolitan
Belum Terima Surat Penarikan Produk Albothyl, Tenaga Farmasi Kebingungan

Belum Terima Surat Penarikan Produk Albothyl, Tenaga Farmasi Kebingungan

Megapolitan
Wiranto: Akan Selalu Ada Migran Selama Masalah Keamanan di Asia dan Timur Tengah Berkecamuk

Wiranto: Akan Selalu Ada Migran Selama Masalah Keamanan di Asia dan Timur Tengah Berkecamuk

Nasional
Pengusaha Angkot Mau Lanjutkan Program OK Otrip tetapi Ada Syarat

Pengusaha Angkot Mau Lanjutkan Program OK Otrip tetapi Ada Syarat

Megapolitan
Polisi Tembak Mati HR, Spesialis Begal dengan Senjata Api di Jakarta Barat

Polisi Tembak Mati HR, Spesialis Begal dengan Senjata Api di Jakarta Barat

Megapolitan
Pria Jepang Berjuluk 'Pabrik Bayi' Menangkan Hak Asuh 13 Anak

Pria Jepang Berjuluk "Pabrik Bayi" Menangkan Hak Asuh 13 Anak

Internasional
Wiranto Sebut Empat Hal Ini Jadi Ancaman Pilkada Serentak 2018

Wiranto Sebut Empat Hal Ini Jadi Ancaman Pilkada Serentak 2018

Nasional
Ketua DPR: Silakan Persatuan Wartawan Indonesia Gugat UU MD3 ke MK

Ketua DPR: Silakan Persatuan Wartawan Indonesia Gugat UU MD3 ke MK

Nasional
Dana Desa Paling Banyak Dikorupsi, Polisi Minta Masyarakat Aktif Awasi

Dana Desa Paling Banyak Dikorupsi, Polisi Minta Masyarakat Aktif Awasi

Nasional
Dirjen Bina Marga: Kemarin Kami Tegur Keras, Sekarang Evaluasi Waskita

Dirjen Bina Marga: Kemarin Kami Tegur Keras, Sekarang Evaluasi Waskita

Megapolitan
Sopir Angkot OK Otrip yang Bau 'Ketek' dan Gondrong Akan Diberi Sanksi

Sopir Angkot OK Otrip yang Bau "Ketek" dan Gondrong Akan Diberi Sanksi

Megapolitan
Parpol Dilarang Kampanye Pemilu Sebelum 23 September Mendatang

Parpol Dilarang Kampanye Pemilu Sebelum 23 September Mendatang

Nasional
Borong Pangan Murah, Warga Bawa Karung hingga Diantar Becak

Borong Pangan Murah, Warga Bawa Karung hingga Diantar Becak

Megapolitan

Close Ads X