Minggu, 26 Oktober 2014

News / Regional

Kebakaran Lahan Pertamina, Diselidiki

Selasa, 15 Maret 2011 | 21:27 WIB

DUMAI, KOMPAS.com - Aparat Kepolisian Resor Kota Dumai, Riau, berencana menerjunkan tim dari Satuan Polisi Sektor Dumai Barat untuk menyelidiki kasus kebakaran lahan yang diduga milik PT Pertamina Refinery Unit (RU) II, Dumai, Selasa (15/3/2011).

Juru bicara Polres Dumai, Ajun Komisaris Suardi AK, di Dumai, mengatakan, penerjunan tim polsek dilakukan juga untuk mengetahui penyebab terbakarnya lahan yang berada di Jalan Bunga Tanjung, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Barat itu.

"Setelah penyelidikan oleh tim Polsek Dumai Barat, kita akan mengkoordinasikan kasus tersebut kesejumlah pihak bersangkutan. Salah satunya jika benar lahan merupakan milik Pertamina, maka kita akan berkoordinasi dengan mereka," terang Suardi.

Sejauh ini kata Suardi, kasus-kasus kebakaran hutan dan lahan di Kota Dumai terjadi karena dipicu oleh cuaca panas, sehingga menyebabkan dedaunan terutama yang berada dilahan yang ditumbuhi semak belukar kering menjadi mudah terbakar.

"Kondisi ini yang masih terus kita selidiki, apakah sumber api berasal dari warga atau kelompok yang dengan sengaja melakukan pembakaran di area tersebut sehingga api meluas dan sulit untuk dipadamkan," jelasnya.

Suardi mengutarakan, nantinya setelah mendapatkan hasil lidik dan berkoordinasi dengan pihak Pertamina serta pemerintah setempat, polisi juga akan melanjutkan pendalaman atas kasus tersebut dengan mengirim beberapa sample ke laboraturium forensik di Medan untuk mengidentifikasi penyebab kebakaran.

"Proses ini kemungkinan membutuhkan waktu yang cukup lama. Namun untuk mengantisipasi luasan api, dan terulangnya kasus kebakaran di Dumai, kita mengimbau masyarakat agar melakukan penanggulangan dini, dan jika ditemukan ada lahan yang terbakar, kita minta untuk secepatnya dilaporkan ke dinas kehutanan atau KLH setempat," kata Suardi.

Pihak Pertamina yang dihubungi melalui telepon genggam sampai saat ini masih enggan berkomentar terkait kebakaran lahan milik perusahaan berbadan usaha milik negara itu.

Pesan singkat atau SMS yang berisikan pertanyaan tentang rencana penanggulangan kebakaran lahan Pertamina di Dumai juga belum kunjung dijawab oleh managemen Pertamina RU II Dumai.


Editor : Benny N Joewono
Sumber: