Kamis, 21 Agustus 2014

News / Regional

Kompas Gramedia Fair

Indonesia Terendah Minat Bacanya

Rabu, 26 Januari 2011 | 20:18 WIB

SOLO, KOMPAS.com — Hasil survai UNESCO menunjukkan, Indonesia sebagai negara dengan minat baca masyarakat paling rendah di Asean.

"Peningkatan minat baca masyarakat akan mempercepat kemajuan bangsa Indonesia karena tidak ada negara yang maju tanpa buku," kata panitia pameran, Tri Bintoro, di Solo, Rabu (26/1/2011).

Hal tersebut dikatakan Tri Bintoro pada pembukaan pameran ini di Diamond Convention Centre Solo.

Dalam konteks menumbuhkan minat baca, Kompas Gramedia bersama BCA ingin memberi kontribusi positif melalui penyelenggaraan Pameran Buku dan Multimedia Kompas Gramedia Fair, yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses buku dan bahan bacaan dengan cara menyenangkan dan harga lebih terjangkau.

Kompas Gramedia Fair merupakan kegiatan pameran buku dan multimedia yang dipadukan dengan beragam aktivitas yang menghibur, tetapi sarat nilai-nilai edukasi.

Sejak pertama diadakan di Medan pada 2004, Kompas Gramedia Fair mendapat sambutan baik dari masyarakat. Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Trias Kuncahyono mengatakan, acara ini kalau dilihat dari sudut orang berimam merupakan salah satu wujud realisasi sabda Tuhan.

"Jadi, pameran buku ini sangat penting artinya bagi bangsa Indonesia. Pameran ini juga mengajak siapa saja yang membaca untuk melihat dunia luar," katanya.

Pemilihan pameran buku tersebut diawali dari Solo karena kota ini mempunyai catatan sejarah yang kuat dalam perpustakaan dan intelektual yang tinggi. Tradisi membaca di kota ini sangat kuat.

Semua itu bisa dibuktikan dengan adanya gedung Monumen Pers Nasional dan lain-lain. Gemar membaca juga akan membuka cendela dunia.

Pameran buku yang berlangsung 26-30 Januari 2011 ini dibuka Wali Kota Solo Joko Widodo. Pameran ini akan dilanjutkan di Jakarta, 23-27 Februari 2011, Surabaya 13-17 April 2011, Semarang 27 April-1 Mei 2011, dan Medan 25-29 Mei 2011.

Dalam kesempatan tersebut, panitia juga memberikan bantuan buku bacaan untuk perpustakaan di Solo.


Editor : Benny N Joewono
Sumber: