Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 02:26 WIB
15 Persen KK di Bantul Menganggur
Eny Prihtiyani | I Made Asdhiana | Selasa, 7 Desember 2010 | 18:53 WIB
|
Share:

BANTUL, KOMPAS.com - Sekitar 15 persen kepala keluarga (KK) di Bantul menganggur. Hal itu berdampak buruk bagi kesejahteraan keluarga karena nasib anak dan istri mereka cenderung terlantar. Untuk mengatasinya mereka akan diberi pelatihan ketrampilan sehingga bisa mengembangkan usaha sendiri.

"Dari total 254.149 KK tercatat 38.194 orang diantaranya dalam kondisi menganggur. Angka tersebut berdasarkan pendataan keluarga sejahtera di 75 desa di Bantul. Keberadaan mereka tersebar merata di seluruh kecamatan dan desa," kata Kepala Badan Kesejahteraan Keluarga Bantul, Joko Sulasno Nimpuno, Senin (6/12/2010).

Menurutnya, meski tersebar merata jumlah terbanyak berada di Kecamatan Sewon dan Bambanglipuro, sementara jumlah terkecil justru berada di Kecamatan Dlingo yang selama ini dikenal sebagai daerah minus. "Mereka dikategorikan menganggur karena pekerjaannya serabutan dan tidak tetap. Sebagian juga tengah mencari pekerjaan," katanya.