Sabtu, 25 Oktober 2014

News / Regional

Dukun Cabuli ABG dan Ibunya Sekaligus

Jumat, 22 Oktober 2010 | 15:23 WIB

KOMPAS.com - Dukun yang satu ini luar biasa. Dia bukan hanya mampu mempedayai korban hingga korban harus kehilangan kesuciannya, namun ibu korban juga dibuatnya tak berdaya sehingga rela digagahinya.

Kejadian ini bermula ketika Bunga (16) bukan nama sebenarnya menderita sakit pada awal Juli lalu. Setelah dibawa berobat ke rumah sakit oleh ibunya, ER, bunga tak kunjung sembuh-sembuh.

ER yang khawatir akan kondisi anaknya ini lalu bertanya kepada tetangganya, mungkin mereka mengenal para normal yang bisa menyembuhkan sakit anaknya. Tetangga itu merekomendasikan Nasril bin Bilapunai alias Anton warga Bengkong Indah Blok E nomor 17, Kota Batam.

Anton dipercaya memiliki kemampuan supranatural yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Anton sudah terbukti mampu membebaskan beberapa pasiennya dari penyakit yang susah disembuhkan.

Dengan harapan Bunga bisa beroleh kesembuhan, pada 13 Juli lalu, berangkatlah ER bersama Bunga menuju alamat yang diberikan oleh tetangganya itu. Sesampai di alamat yang tuju, Anton sang dukun menerima ibu dan anak ini penuh keramahan.

Setelah menerima keluhan tentang penyakit yang diderita Bunga, dukun yang memiliki tato naga di kedua lengannya ini meminta ER untuk pulang saja karena ritual pengobatan yang harus dilalui membutuhkan waktu lama.

Begitu ER pulang, Anton lalu membimbing Bunga masuk dalam kamar yang biasa dia gunakan untuk menyembuhkan pasiennya.

Di dalam kamar itu Anton meminta Bunga untuk berbaring sembari berzikir. Mata bunga lalu ditutup dengan sehelai kain sebagai tanda ritual penyembuhan telah dimulai. Setelah itu bunga mengaku tidak sadarkan diri lagi.

Setelah sadar, alangkah terkejutnya Bunga karena pakaian bagian bawah yang sebelum ritual dimulai masih lengkap dia kenakan ternyata sudah tidak ada lagi. Bunga lalu meraih pakaian dalamnya untuk dikenakan, namun di situ ada cairan berwarna putih.

Bunga mengaku tidak tahu ritual seperti apa yang telah dilakukan sang dukun atas dirinya. Perihal dia tersadar tanpa busana pun tidak dia ceritakan kepada ibunya, seampainya di rumah setelah diantar oleh pelaku pulang. Dia hanya merasa perih di bagian kewanitaannya saat mandi.

Waktu berlalu, tanpa seorang pun tahu Anton telah melaksanakan ritual cabul terhadap bunga. Namun ER merasa heran, kenapa Bunga tak kunjung sembuh-sembuh juga setelah mendapat jampi-jampi dari dukun.

ER kemudian datang menemui Anton untuk menanyakan mengapa anaknya belum sembuh-sembuh juga meski sudah dibacakan mantra. Dukun yang lihai ini cepat menanggapi apa yang ER maksud. Menurut dia, ritual yang diterima oleh Bunga belum lengkap jika belum didukung oleh ibunya.

Demi kesembuhan Bunga, turut menjalankan ritual yang diminta oleh Anton sang dukun. Entah apa yang membuat ER begitu percaya, dusuruh tidur telentang tanpa busana pun ER mau melakukannya.

Bahkan setelah ditutup matanya dengan sehelai kain, ER kembali tak berkutik saat sang dukun melayaninya. ER juga mengaku disetubuhi oleh pelaku sebanyak lima kali.

Kini Anton harus meringkuk di balik jeruji sel Mapolresta Barelang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia ditangkap polisi di rumahnya setelah mendapat laporan dari korban.

Menurut Kapolresta Barelang, Kombes Pol, Eka Yudha Satriawan, tersangka dituntut dengan UU No 23/2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.


Editor : Ignatius Sawabi
Sumber: