Sabtu, 1 November 2014

News / Regional

Konfercab NU Gresik

Pemilihan Ketua Rais Syuriah Diundi

Minggu, 26 September 2010 | 17:13 WIB

GRESIK, KOMPAS.com - Dalam Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama Gresik, di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin, Suci, Manyar, Kabupaten Gresik, Sabtu (26/9/2010) malam, Husnul Khuluq, kembali terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah, sedangkan KH Mahfudz Ma'sum sebagai Rais Syuriah Pengurus Cabang NU Gresik periode 2010-2015. Khuluq terpilih secara aklamasi, dari 16 Majelis Wakil Cabang (MCW), Khuluq mengantongi 16 suara KH As'ad Thoha meraih satu suara.

Sementara, pemilihan Rais Syuriah berjalan alot. Dari empat kali pemungutan suara, antara KH Mahfudz Ma'sum dan KH Masbuhin Faqih sama-sama meraih delapan suara. Pemilihan berakhir pukul 23.00. Ketua Panitia Konfercab NU, M Thoha Minggu (26/9/2010) menjelaskan pemilihan Rais Syuriah harus diundi.

Tiga kertas ditulisi nama KH Masbuhin Faqih, sedangkan tiga kertas ditulisi nama KH Mahfudz Ma'sum. Ketua Panitia M Thoha, dan dua Pengurus Wilayah NU Jawa Timur, Zubaidi dan Ainul Yakin mengambil kertas dari kotak undian. Hasil undian dua untuk KH Mahfudz Ma'sum, dan satu untuk KH Masbuhin. Total suara 10 untuk KH Mahfudz Ma'sum dan 9 untuk KH As'ad Thoha, kata Thoha.

Pada Konfercab NU kali ini hanya Ketua MWC yang punya hak suara, tidak melibatkan pengurus ranting. Ada 16 suara yang diperebutkan untuk posisi Ketua Tanfidziyah dan 16 suara untuk Ketua Rais Syuriah. Pemilihan diawali memilih nama yang akan dipilih.

Calon Ketua Tanfidziyah muncul nama Husnul Khuluq (petahana Ketua PCNU Gresik dua periode 2000-2005 dan 2005-2010), dan KH As'ad Thoha (Ketua Dewan Masjid Indonesia Cabang Gresik). Calon Rais Syuriah muncul nama KH Mahfudz Ma sum (pengasuh) Ponpes Ihya u l Ulum, Dukun dan KH Masbuchin (pengasuh Ponpes Mambaus Sholihin, Suci, Manyar).

Salah satu hasil Konfercab NU Gresik adalah NU Gresik akan memperkuat jaringan dan pemberdayaan umat nahdliyin. Ketua Tanfidiyah terpilih, Khuluq menilai perjalanan NU ke depan akan semakin berat. Namun, jalan terjal tidak akan menyurutkan langkah NU untu k melanjutkan misi sosial, memberdayakan masyarakat lemah, meningkatkan pelayanan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, serta ekonomi kerakyatan. Konfercab merupakan langkah strategis merekatkan hubungan dan memperkuat pengabdian NU agar lebih bermanfaat dan bermartabat.


Editor : Tri Wahono