Rabu, 20 Agustus 2014

News /

Kedaulatan

Dankormar: Gelar Kekuatan di Pulau Terluar

Jumat, 17 September 2010 | 14:30 WIB

Surabaya, Kompas - Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal Mar Alfan Baharudin menegaskan, Korps Marinir menjaga kedaulatan dengan menggelar kekuatan secara konkret di pulau-pulau terluar. Persiapan personel Korps Marinir untuk berbagai operasi, termasuk di pulau terluar, sangat diperlukan, apalagi baru-baru ini di perairan Indonesia terjadi gesekan dengan negara tetangga.

"Gesekan di perairan kita dengan negara tetangga tidak menutup kemungkinan memicu konflik, terutama di pulau-pulau di garis perbatasan. Mempertahankan negara jangan hanya slogan politis, tetapi juga harus dilakukan dengan penggelaran kekuatan di pulau terluar secara konkret," tutur Alfan dalam sambutannya sebagai inspektur upacara serah terima jabatan komandan Pasukan Marinir (Pasmar) 1, Kamis (16/9) di Markas Korps Marinir, Karangpilang, Surabaya.

Komandan baru Pasmar-1 diharapkan mendorong semangat pembaruan dengan orientasi kiprah korps. Dengan demikian, pergantian pejabat tidak hanya menjadi kegiatan prosedural, tetapi juga bermakna substansial.

Apalagi, di Pasmar-1 terdapat satu brigade infanteri, satu resimen kavaleri, satu resimen artileri, satu resimen bantuan tempur, resimen intai amfibi, dan batalyon-batalyon Marinir pertahanan pangkalan (marhanlan) di Surabaya, Kupang, Makassar, Bitung, serta Jayapura. Satu batalyon marhanlan di Merauke segera diresmikan.

Persiapan pasukan ini, tutur Alfan, dilakukan untuk menggelar operasi amfibi dan pertahanan pantai serta operasi lain seperti diamanatkan konstitusi.

Kemarin, Kolonel Mar Achmad Faridz Washington resmi menjabat sebagai Danpasmar-1 menggantikan Brigjen Mar Iwayan Mendra. Kolonel Faridz, lulusan Akademi Angkatan Laut angkatan XXVIII tahun 1983, sebelumnya menjabat sebagai staf ahli Panglima Armada Barat B Pertahanan.

Tahun 2008, ayah dua anak ini bertugas sebagai Kepala Staf Pasmar-1. Adapun Wayan Mendra selanjutnya menjabat sebagai Direktur Direktorat Umum Komando Diklat TNI. (INA)


Editor :