Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 12:43 WIB
Jabar Bangun 9.000 Kelas Baru Tahun 2011
Dwi Bayu Radius | Marcus Suprihadi | Jumat, 10 September 2010 | 22:05 WIB
|
Share:

BANDUNG, KOMPAS.com- Pada tahun 2011, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat akan membangun sekitar 9.000 ruang kelas baru. Jumlah itu terdiri dari 3.000 kelas sekolah menengah pertama (SMP) dan 6.000 kelas sekolah menengah atas (SMA).

Menurut Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di Bandung, Jumat (10/9/2010), dana pembangunan kelas SMP akan diajukan kepada pemerintah pusat dan bantuan dari perusahaan-perusahaan di Jabar. Adapun kelas SMA berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Jabar tahun 2011.

Pembangunan kelas bertujuan meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM) Jabar. Setiap kelas membutuhkan dana sekitar Rp 100 juta. Heryawan mengaku, tingkat pendidikan masyarakat di Jabar masih rendah. Karena itu, tingkat pendidikan diupayakan meningkat melalui program wajib belajar pendidikan dasar (wajar dikdas) 12 tahun.

"Saya yakin sekali, tak ada jalan untuk mengubah wajah Jabar selain lebih dulu meningkatkan mutu SDM. Itu bisa dicapai dengan mengubah pendidikan," katanya.

Heryawan menutukan, kemajuan bangsa terlihat jika masyarakatnya mendapatkan pendidikan yang baik. Persoalan seperti geng motor dan narkoba, sebagian disebabkan tingkat pendidikan masyarakat yang kurang memadai. Pendidikan yang baik bisa mencegah berbagai masalah itu.