MAKASSAR, KOMPAS.com - Arus mudik di Terminal Regional Daya (TRD) Makassar, Sulawesi Selatan memasuki H-1 Idul Fitri 1431 Hijriah, penumpang mulai normal. Pemantauan di Terminal Regional Daya Makassar, sampai dengan Kamis (9/9/2010) malam, arus mudik sejak pagi hingga malam hari tidak sepadat pada H-3 dan H-2 karena kendaraan maupun penumpang yang berangkat sudah berkurang. "Penumpang yang berangkat hari ini diperkirakan hanya sekitar 2.000-3.000 orang," ungkap Andi Pawelloi, Humas TRD Makassar. Menurut dia, penumpang di TRD pada hari biasa normalnya sekitar 2.500 - 3.000 orang. Data TRD Makassar, pada H-3 penumpang yang berangkat 5.091 orang dengan menggunakan kendaraan 718 unit, sementara penumpang tiba 3.239 orang dengan 738 kendaraan. Sedang pada H-2 penumpang yang berangkat 5.179 orang dengan kendaraan 727 unit dan yang tiba 3.206 orang dengan kendaraan 739 unit. Perusahaan Otobis (PO) Setuju malam ini hanya memberangkatkan dua bus untuk tujuan Palopo dan Tanatoraja. "Lebaran hari pertama kami libur, lusa (11/9/2010) baru kembali operasi," ujar Arsyad, petugas loket PO Setuju. Mengantisipasi kurangnya kendaraan yang beroperasi saat Lebaran, Dishub sulsel telah menyiapkan armada Damri yang sewaktu-waktu diberangkatkan bila ada warga yang mudik usai salat Ied. "Dishub Sulsel menyiapkan bus Damri melayani rute pendek, yang terjauh Parepare bila penumpang menumpuk, karena perusahan angkutan terutama PO banyak yang libur Lebaran," kata Pawelloi.


