MAMUJU, KOMPAS.com - Suasana di Pelabuhan Ferry Kelurahan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, berubah lengang karena sejumlah pemudik yang sebelumnya akan menuju Kota Balikpapan, Kalimantan Timur telah diberangkatkan secara keseluruhan. Pemantauan di Mamuju, hingga Kamis (9/9/2010) malam, pelabuhan Ferry Mamuju yang sebelumnya dipadati pemudik setiap hari baik dari kota Mamuju yang akan menuju ke Kota Balikpapan ataupun sebaliknya dari Balikpapan ke Kota Mamuju, sejak H-3 lebaran Idul Fitri 1431 hijriah, kini tampak lengang, hingga pukul 19,00 wita. Pelabuhan itu sudah ditutup petugas dan yang nampak hanya satu orang petugas kepolisian yang berjaga di pos pelabuhan itu. Pasalnya, seluruh penumpang yang akan menuju Kota Balikpapan telah diberangkatkan lebih awal tadi sore sekitar pukul 15,00 wita. Manajer Angkutan Sungai Darat dan Penyeberangan (ASDP) Perwakian Mamuju Haryanto mengatakan, tidak satu pun pemudik yang akan menuju Kota Balikpapan telantar di pelabuhan itu, sehingga gagal melaksanakan Lebaran di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. I a mengatakan, dua unit kapal ferry yang beroperasi di pelabuhan itu yang selama ini disiapkan PT ASDP masih mampu mengatasi lonjakan penumpang yang sebelumnya mengalami kenaikan sekitar 500 persen atau setiap harinya terdapat sekitar 500 penumpang yang akan mudik Lebaran dari Mamuju ke Balikpapan maupun dari Kota Balikpapan ke Kota Mamuju sejak H-3 lebaran ini. "Alhamdullillah, semua pemudik dapat dilayani dengan baik, meskipun sebelumnya petugas sempat kesulitan melayani pemudik karena ulah calo penumpang yang mengganggu para pemudik," katanya. Pihaknya saat ini akan kembali memfokuskan pelayanan penumpang dalam rangka menyambut arus balik Lebaran yang diprediksi puncaknya akan terjadi pada H+3. "Dua hari ini selama Lebaran kapal ferry tidak akan melayani penumpang, tetapi akan beroperasi kembali setelah memasuki H+3 Lebaran, karena di saat itu adalah puncak arus balik Lebaran dan penumpang akan kembali mengalami lonjakan sekitar 500 persen dibandingkan hari biasa," katanya.


