KOMPAS.COM/MARCUS SUPRIHADI
Ilustrasi macet
BREBES, KOMPAS.com- Sistem buka tutup yang dilakukan tim gabungan Polres Tegal, Polres Brebes, dan Dinas Perhubungan Tegal di kawasan pintu kereta api Prupuk ternyata tidak efektif.
Sistem keseimbangan dalam distribusi lajur malah makin memperparah kemacetan yang terjadi di jalur mudik lintas tengah Jateng tersebut. Saat ini petugas hanya membuka jalan bagi kendaraan pemudik, baik sepeda motor maupun mobil, yang mengarah ke area Jawa Tengah. Sementara kendaraan yang mengarah ke Tegal dan Brebes dihentikan sementara.
Ruwetnya, jalan yang menuju kawasan Bumiayu juga nyaris tak bergerak akibat banyaknya pemudik yang memutuskan untuk berhenti sejenak membeli makanan atau minuman dengan memarkir kendaraan mereka di badan jalan.
Kondisi tersebut membuat arus kendaraan yang mengarah ke Tegal dan Brebes tersendat nyaris total. Dari pantauan Tribunnews, dalam satu jam, pengguna jalan hanya bergerak maju 50 meter saja!.
"Sudah sekitar satu jam kami menunggu, kini kami hanya bergerak 50 meter, dan sepertinya kondisi tidak akan berubah lama jika petugas terus menerus hanya membuka jalur dari arah Jakarta," ujar Nuruddin, yang tampak kesal dengan sistem pengaturan buka tutup yang sama sekali tak efektif tersebut.
Di lapangan, kemacetan diperparah dengan teronggoknya sebuah bus Sinar Jaya akibat kerusakan mesin. Saat ini dua orang mekanik tampak memperbaiki mesin bus, yang berhenti sekitar 200 meter arah Selatan stasiun kereta api Prupuk. (Tribunnews/bud)


