KALIANDA, KOMPAS.com- Hingga H-3 Lebaran, Selasa (7/9/2010) siang, suasana di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, masih lengang. Belum terlihat lonjakan berarti pemudik di pintu gerbang Sumatera ini.
Berdasarkan pemantauan, belum terlihat kepadatan, apalagi hiruk pikuk pemudik dan kendaraannya, di Bakauheni. Hingga kemarin malam, jumlah trip (perjalanan) dari Bakauheni-Merak dan sebaliknya sebanyak 94 kali. Pada hari biasanya, rata-rata jumlah trip 70 buah.
Adapun jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 29 unit dari 34 kapal roro yang siap digunakan. Sementara, kapal cepat (jetfoil) hanya beroperasi satu unit dari jumlah armada tiga. Arus puncak diperkirakan terjadi malam ini hingga Kamis (9/9).
Berdasarkan data PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, total penumpang sejak H-7 hingga kemarin adalah 132.157 orang. Sementara, kendaraan 21.805.
Seluruh dermaga di Bakauheni siap digunakan. Termasuk, Dermaga IV dan Dermaga Plengsengan yang selama ini hanya digunakan sebagai cadangan. Di dermaga IV, setiap harinya dilayani enam kapal roro. Fender peredam benturan darurat berupa ban-ban besar telah dipasang di dermaga ini, begitu pula loket darurat.

