PADANG, KOMPAS.com - Sebagian anggota DPR RI asal daerah pemilihan Sumatera Barat tidak setuju terhadap rencana pembangunan gedung baru DPR senilai Rp 1,6 triliun.
Anggota Komisi V DPR RI Epyardi Asda, Senin (6/9/2010) di Kota Padang mengatakan dirinya tidak menyetujui rencana pembangunan gedung baru itu. "Sampai saat ini menurut saya pembangunan itu belum perlu," katanya.
Ia mengatakan, dana hingga triliunan rupiah yang rencananya dihamburkan untuk kepentingan pembangunan gedung baru itu merupakan hal yang tidak bisa diterima. Epyardi membandingkan jumlah uang sebesar itu akan lebih berguna jika dipergunakan untk memberikan bantuan pembangunan rumah bagi rakyat kebanyakan.
Anggota Komisi III DPR RI Nudirman Munir menambahkan, dirinya tidak setuju jika pembangunan gedung baru dilengkapi dengan sarana hiburan dan bersenang-senang.
Ia menambahkan, usulan untuk membangun ulang gedung DPR datang dari Sekretariat Jenderal DPR yang berbeda dengan para anggota DPR.


