Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 00:45 WIB
Pemudik Motor Mulai Padati Pantura
| Benny N Joewono | Minggu, 5 September 2010 | 22:44 WIB
|
Share:

KOMPAS/HENDRA SETYAWAN

KARAWANG, KOMPAS.com - Para pemudik bersepeda motor dari arah Jakarta dan sekitarnya terus mengalir di jalan arteri Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menuju jalur Pantura pada Minggu sore hingga malam atau H-5 lebaran 2010.

Pemantauan sepanjang jalan arteri Karawang dari jalan raya Tanjungpura (perbatasan Karawang-Bekasi) hingga memasuki jalur Pantura wilayah Karawang, cukup banyak iring-iringan pemudik bersepeda motor yang melintas.

Selain berombongan, ada pula pemudik bersepeda motor tersebut yang berjalan sendirian di sepanjang jalan arteri Karawang hingga ke jalur Pantura.

Umumnya, pemudik bersepeda motor itu cukup banyak membawa barang-barang. Bahkan, terdapat barang bawaan pemudik itu yang disimpan pada bagian depan dan belakang sepeda motornya masing-masing.

"Lebih baik jalan malam, tidak terlalu panas. Kalau berangkat siang itu panas," kata Bambang, salah seorang pemudik bermotor yang mengaku akan mudik ke Yogyakarta, saat ditemui di jalur Pantura wilayah Karawang, Minggu (5/9/2010) malam.

Ia memilih mudik dari Jakarta ke kampung halamannya menggunakan sepeda motor, karena irit dan tidak perlu mengeluarkan banyak biaya.

"Saya tidak berangkat sendiri, tetapi rame-rame bersama teman. Jadi, cukup seru walaupun harus mudik dengan menggunakan sepeda motor," kata Bambang.

Kasatlantas Polres Karawang, AKP Fillol Praja Arthadira mengatakan, jika terjadi peningkatan pemudik bersepeda motor yang melintas jalan arteri Karawang, maka pihaknya siap mengalihkan pemudik bersepeda motor itu ke jalur khusus sepeda motor.

Jalur khusus sepeda motor tersebut ialah Tanjungpura-Telagasari-Cikalong hingga ke jalur Pantura.

"Pengalihan pemudik bersepeda motor ke jalur khusus motor itu disesuaikan dengan peningkatan pemudik bermotor dan peningkatan arus lalu lintas di simpang Jomin," katanya.

Sumber :
ANT