BANYUMAS, KOMPAS.com — Empat warga Grumbul Gabahan, Desa Suro, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, tewas di dalam sumur saat berusaha mengambil cincin pertunangan yang jatuh di tempat itu.
"Semua korban dievakuasi dari dalam sumur oleh tim SAR gabungan, antara lain, dari Ubaloka Kwarcab Banyumas dan SAR Brimob pada pukul 18.00 WIB," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Banyumas Didi Rudwianto di Banyumas, Minggu (5/9/2010).
Menurut dia, saat ini semua korban telah diserahkan kepada keluarga masing-masing dan sumur tersebut telah diberi garis polisi untuk selanjutnya akan diselidiki Kepolisian Resor Banyumas.
Mengenai kronologis peristiwa tersebut, dia mengaku tidak mengetahui secara pasti.
"Saya belum memperoleh informasi secara pasti mengenai kejadian tersebut. Informasi sementara yang saya peroleh, peristiwa tersebut bermula dari jatuhnya cincin pertunangan ke dalam sumur sehingga salah satu korban berupaya mengambilnya," katanya.
Menurut dia, kemungkinan yang bersangkutan kehabisan napas di dalam sumur sehingga tiga orang lainnya ikut turun dan akhirnya semuanya tewas.
Keempat korban tersebut adalah Trisno (45) dan Sarwito (25), warga Grumbul Gabahan RT 01 RW 03; Tarjo (40), warga Grumbul Gabu RT 01 RW 04, Desa Suro; serta Dodo (25), warga Desa Tambaksogra, Kecamatan Sumbang Banyumas.
Peristiwa itu bermula dari jatuhnya cincin pertunangan milik Samini (19), anak Trisno, saat sedang mencuci di sumur, Sabtu.
Selanjutnya, Trisno menyewa alat penyedot untuk menguras sumur tersebut pada Minggu sekitar pukul 08.00 WIB.
Namun, setelah satu jam disedot, sumur tidak segera surut sehingga Trisno pun turun dengan menggunakan tangga.
Calon menantu Trisno, Dodo, pun menyusul turun ke dalam sumur karena setelah sekian lama dipanggil, ayah Samini tidak memberikan jawaban.
Langkah Dodo ini diikuti Tarjo dan Sarwito untuk memberi pertolongan kepada Trisno.
Akan tetapi, hingga pukul 13.00 WIB, keempat orang ini tidak segera naik sehingga operator mesin penyedot, Jiwan, panik dan segera melapor ke Kepolisian Sektor Kalibagor.
Tim SAR gabungan yang datang sekitar pukul 15.00 WIB segera memberi pertolongan. Satu per satu jenazah korban dievakuasi.


