PADANG, KOMPAS.com - Pembakar Istana Silinduang Bulan di Balai Janggo Pagaruyung, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat pada 21 Maret lalu, belum juga terungkap hingga kini. Istana itu merupakan warisan dari Kerajaan Pagaruyung.
Direktur Reskrim Polda Sumbar, Komisaris Besar Polisi Dwi Riyanto melalui Kabid Humas Polda Sumbar AKBP Agus B Kawedar, Jumat (3/9/2010) mengatakan, hal itu disebabkan bukti-bukti yang sangat minim.
Menurut Dwi, malam saat kejadian hanya ada seseorang yang melihat sosok melompati pagar dari jarak sekitar 75 meter.
"Itu tidak bisa dijadikan pegangan. Kami tetap selidiki karena memang berdasarkan hasil laboratorium, istana itu dibakar," tuturnya.
Sebelumnya, berdasarkan hasil analisa Laboratorium Forensik Cabang Medan Puslabfor Bareskrim Polri disimpulkan bahwa kebakaran itu terjadi di lima titik berbeda dan dipastikan pembakaran yang disengaja.


