Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 16:07 WIB
Insiden Gedung Pakuan
Bocah Tertembak di Rumah Dinas Gubernur
Cornelius Helmy Herlambang | yuli | Sabtu, 4 September 2010 | 01:19 WIB
|
Share:

SURYA/ais
ilustrasi senapan angin.

BANDUNG, KOMPAS.com — Peristiwa penembakan di Gedung Pakuan, Bandung, Jawa Barat, Jumat (3/9/2010) siang, tidak menunjukkan indikasi keterlibatan anak pejabat setempat.

Senjata yang digunakan adalah senapan angin yang disimpan oleh salah seorang anak gubernur yang sedang tidak ada di tempat.

Baik penembak maupun korban adalah anak-anak yang berasal dari lingkungan sekitar. Seorang narasumber di sekitar Gedung Pakuan menyebutkan, anak yang diduga penembak itu berinisial RH dan korbannya berinisial RZ. Mereka masih bocah, sekitar 10 tahun.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 saat Gubernur Jawa Barat Achmad Heryawan tidak berada di tempat tersebut.

"Senjata yang digunakan adalah senapan angin yang disimpan oleh salah seorang anak Gubernur yang sedang tidak ada di tempat," ujar sumber tersebut.

Sebelumnya, sempat tersiar kabar bahwa penembakan dilakukan oleh anak pejabat Jawa Barat di lingkungan Gedung Pakuan, tempat tinggal Gubernur.

Saat ini, korban penembakan sedang dirawat di Rumah Sakit Boromeus Bandung. Pihak kepolisian juga sedang mendalami kasus ini.