KABANJAHE, KOMPAS.com — Gunung Sinabung meletus lagi, Jumat (3/9/2010) sekitar pukul 18.20, dengan kekuatan seperlima dari letusan sebelumnya. Letusan pada pagi hari diiringi gemuruh dan getaran yang terasa hingga jarak 8 kilometer. Asap letusan berwarna hitam tebal, dengan ketinggian sekitar 3.000 meter dari bibir kawah yang condong ke arah timur.
Sementara letusan pada sore hari menghasilkan asap hitam tebal yang mengarah ke tenggara karena tertiup angin. "Dengan demikian, status Sinabung masih awas sehingga warga yang tinggal dalam radius 6 kilometer dari kawah gunung, jangan pulang dulu," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Surono di Kabupaten Karo, Jumat.
Letusan terakhir tersebut sama sekali tidak menimbulkan kepanikan. Bahkan, tidak sedikit warga yang menikmatinya sebagai pemandangan dan mengabadikannya dengan kamera telepon seluler. Ayolah foto kami, kapan lagi ada gunung meletus, kata seorang warga Desa Ndokum Siroga, sekitar 12 kilometer dari Gunung Sinabung.


