BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Kawasan tambak PT Aruna Wijaya Sakti (eks Dipasena) kini dijaga ketat aparat kepolisian, Jumat (3/9/2010). Upaya ini dilakukan untuk mencegah melanjutnya amuk massa petambak plasma perusahaan ini yang sempat terjadi sehari sebelumnya.
AKP Sulpandi, Kepala Kepolisian Sektor Rawajitu, Kabupaten Tulang Bawang, mengungkapkan, pihaknya menyiagakan hampir seluruh personilnya di kawasan tambak eks Dipasena ini. Satu peleton (sekitar 100 orang) polisi dari Kepolisian Resor Tulang Bawang juga telah dikerahkan ke titik ini untuk berjaga-jaga. "Sekarang, situasi sudah kondusif. Aktivitas juga sudah mulai berjalan lagi," ujar dia.
Sehari sebelumnya terjadi perusakan fasilitas PT AWS oleh ratusan petani plasma yang tergabung di dalam Per impunan Petani Petambak Udang Windu (P3UW) PT AWS. Tujuh unit bangunan PT AWS dirusak massa.

