Selasa, 2 September 2014

News / Regional

Awas Gunung Seulawah Agam

Status Gunung Seulawah Naik Jadi Waspada

Kamis, 2 September 2010 | 20:18 WIB

BANDA ACEH, KOMPAS.com — Status Gunung Seulawah Agam di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dinaikkan dari normal menjadi waspada.

"Ada peningkatan aktivitas vulkanik, terutama kegempaan, di Gunung Seulawah Agam sehingga statusnya dinaikkan dari normal ke waspada," kata Kepala Bidang Pengamatan Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kamis (2/9/2010).

Menyusul peningkatan status gunung api itu, masyarakat di sekitar kawasan Gunung Selawah Agam dilarang mendekat dalam radius 3 kilometer dari bibit kawah aktif.

Hendrasto menyebutkan, Gunung Seulawah Agam adalah salah satu dari tiga gunung api strato aktif tipe A di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

"Masa istirahat terpendek dari Gunung Seulawah Agam adalah 136 tahun dan terpanjang 239 tahun. Erupsi terakhir terjadi di kawah parasit pada 12-13 Januari 1839, di kawah Heutz berupa erupsi freatik," katanya.

Pada Agustus 2010, gempa vulkanik dalam terekam sebanyak 80 kali atau rata-rata per hari 3-4 kali kejadian. Gempa tektonik jauh terekam 40 kali atau 1-2 kejadian per hari.

"Secara umum, pengamatan visual gunung itu tidak signifikan dan tertutup kabut. Namun, dari data kegempaannya, secara fluktuatif, mengalami kecenderungan peningkatan aktivitas vulkanik," kata Hendrasto.

Gunung Seulawah merupakan gunung pertama di NAD yang mengalami peningkatan aktivitas minimal dalam sepuluh tahun terakhir.

Selain peningkatan status pada Gunung Seulawah Agam  PVMBG secara intensif juga masih mengamati Gunung Sinabung di Sumut yang saat ini berstatus awas (level IV) dan Gunung Ibu di Halmahera Barat yang berstatus siaga (level III).

Sejumlah gunung api lain yang berstatus waspada (level II) adalah Gunung Egon, Talang, Karangetang, Batur, Kaba, Anak Krakatau, Semeru, Slamet, Sangeang Api, Rinjani, Rokatenda, Soputan, Dukono, Gamalama, Papandayan, Lokon, Kerinci, dan Gunung Bromo.

"Saat ini kami, tim tanggap darurat PVMBG Badan Geologi, masih di lokasi bencana letusan Gunung Sinabung di Sumut," katanya.


Editor : Benny N Joewono
Sumber: