AMBON, KOMPAS.com — Bantuan mengalir untuk meringankan duka keluarga wartawan Sun TV, Ridwan Salamun (35). Pihak keluarga berharap, bukan sekadar bantuan materiil yang diberikan, melainkan juga segera pengungkapan terhadap pelaku penganiayaan Ridwan dan penegakan hukum oleh kepolisian.
Bantuan untuk keluarga Ridwan datang dari staf khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bidang Pembangunan Daerah dan Otonomi Daerah. Bantuan juga datang dari Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu.
Bantuan diserahkan di Kantor Gubernur Maluku, Jumat (27/8/2010). Bantuan diterima oleh ayah Ridwan, Yunus Salamun, dan istri Ridwan, Saodah Toisuta. Satu-satunya anak Ridwan yang masih berusia tiga tahun, Zaki Salamun, juga ikut dalam serah terima bantuan tersebut.
Asisten Staf Khusus Presiden bidang Pembangunan Daerah dan Otonomi Daerah Amril Buamona menyerahkan bantuan berupa beasiswa pendidikan, mulai taman kanak-kanak, hingga lulus perguruan tinggi, untuk Zaki Salamun.
Adapun Gubernur Maluku memberikan bantuan uang tunai senilai Rp 25 juta. Sebelumnya, Rabu (25/8/2010), perusahaan tempat Ridwan bekerja juga memberikan bantuan uang tunai senilai Rp 50 juta dan beasiswa bagi Zaki.
Seperti diketahui, Ridwan tewas dianiaya saat meliput bentrokan warga dua kampung di Fiditan, Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual, Provinsi Maluku, tanggal 21 Agustus lalu.
