JAKARTA, KOMPAS.com - Persiapan mudik menyambut lebaran tahun ini telah dilakukan secara matang sejak jauh-jauh hari. Di Jakarta Timur, setidaknya tujuh posko kesehatan untuk pemudik dan pengunjung tempat rekreasi akan disiapkan dengan tenaga medis dari sejumlah puskesmas di Jakarta Timur.
Ketujuh titik posko kesehatan yang disiapkan berada di Terminal Kampung Rambutan, Terminal Pulogadung, Terminal Rawamangun, Terminal Pinangranti, Stasiun Jatinegara, Bandara Halim Perdanakusuma dan juga tempat hiburan seperti Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Seluruh posko pelayanan kesehatan itu akan digelar mulai H-8 lebaran. Saat ini Sudin Kesehatan Jakarta Timur tengah mengecek seluruh peralatan yang tersedia di masing-masing puskesmas yang terlibat dalam posko kesehatan tersebut.
"Kami sedang lakukan pengecekan peralatan untuk persiapan lebaran ini. Posko kesehatan yang kami gelar buka mulai dari H-8 sampai dengan H+7 lebaran. Tujuannya, agar masyarakat yang ingin mudik lebaran atau yang sedang berekreasi mudah memperoleh pelayanan kesehatan," tukas Murni Hayati, Kasie Pelayanan Kesehatan Sudin Kesehatan Jakarta Timur, Kamis (12/8/2010).
Untuk pelaksanaannya, petugas menjaga posko dalam dua shift yaitu shift pertama pukul 08.00-20.00 dan shift kedua pukul 20.00-08.00. Setiap satu shift akan dijaga oleh tiga personel terdiri dari dokter, perawat, serta seorang pengemudi ambulans yang siap mengantarkan jika ada pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit.
"Selain memeriksa kondisi peralatan serta ambulans, kami juga siapkan seluruh obat-obatan agar tidak ada yang kekurangan di masing-masing posko. Jadi sebelum obat-obatan di posko itu habis, segera lapor ke Sudin Kesehatan supaya didistribusikan lagi melalui Seksi Sumber Daya Kesehatan," jelasnya.
Selain berkoordinasi dengan masing-masing puskesmas, posko pelayanan kesehatan itu juga akan bekerja sama dengan unit terkait seperti Satpol PP, aparat kepolisian dan pihak terminal.
Data yang tercatat pada lebaran tahun 2009, pasien terbanyak berada di posko kesehatan Terminal Kampung Rambutan dengan 183 pasien, sedangkan untuk Terminal Pulogadung 173 pasien. Rata-rata pasien mengeluh pusing-pusing dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Sedangkan untuk pasien yang dirujuk ke rumah sakit hanya 3 orang.
