SURABAYA, KOMPAS.com - Tersangka penyuap pemilih di Kecamatan Bulak, Surabaya tidak tahu penyebab mereka ditangkap warga dan panitia pengawas pada Sabtu (31/7/2010).
Mereka bingung saat diperiksa panwas. Salah satu tersangka, Wiwi menyatakan, sedang bertamu ke rumah teman di kawasan Bulak Rukem Timur, Surabaya. Rumah yang disewa Yono itu dijadikan tempat transit setelah ia dan beberapa kawannya berziarah ke makam Sunan Ampel, Surabaya. "Selesai ziarah diajak khataman (menyelesaikan pembacaan) Al Quran di Bulak," ujarnya di Surabaya, Minggu (1/7/2010).
Tiba-tiba, mereka didatangi sejumlah warga pada Jumat malam. Selanjutnya mereka dibawa ke Kantor Kecamatan Bulak. "Tidak tahu mengapa dibawa ke kecamatan," ujarnya.
Delapan orang lain yang juga diperiksa panwas memberikan jawaban seragam. Mereka yang berasal dari berbagai kabupaten berbeda itu mengaku diajak ziarah ke makam Wali Sanga. Selesai ziarah mereka diajak ke Bulak Rukem Timur gang II. "Saya tidak tahu soal beras, uang, dan selebaran," ujarnya.


