SURABAYA, KOMPAS.com- Setiap tempat pemungutan suara (TPS) ulang pemilihan Wali Kota Surabaya akan dijaga satu polisi. Mereka bagian dari 3.815 personil yang dikerahkan Polres Surabaya untuk mengamankan pemungutan dan penghitungan ulang pemilihan Wali Kota Surabaya, Minggu (1/8/2010) mendatang.
Kepala Polres Surabaya Komisaris Besar Ike Edwin mengatakan, 1.015 TPS pemungutan ulang akan dijaga 1.015 polisi. Selain itu, dua anggota perlindungan masyarakat akan ikut menjaga TPS. "Sifatnya hanya preventif saja karena sejauh ini situasi masih kondusif," ujarnya di Surabaya, Sabtu (31/7).
Polisi juga mengerahkan 2.800 personel lain untuk mengamankan Surabaya pada hari pemungutan ulang. Mereka antara lain akan menjaga kantor KPU Surabaya. Selain itu akan berpatroli untuk memantau keamanan 3.875 TPS penghitungan ulang. TPS-TPS itu tersebar di 26 kecamatan.
Sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi pada 30 Juni 2010, lima kecamatan dan dua kelurahan harus menggelar pemungutan ulang. Sementara 26 kecamatan lain harus menggelar penghitungan suara ulang.
Pemungutan ulang akan digelar di kecamatan Krembangan, Sukolilo, Rungkut, Bulak, dan Semampir. Selain itu, Kelurahan Wiyung, Kecamatan Wiyung dan Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan juga harus menggelar pemilihan ulang.


