Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 19:58 WIB
Pilwali Ulang Kota Surabaya
PKB Akhirnya Dukung Arif
Kris R Mada | Marcus Suprihadi | Kamis, 29 Juli 2010 | 17:34 WIB
|
Share:

SURABAYA, KOMPAS.com- Partai Kebangkitan Bangsa memutuskan mendukung pasangan Arif Afandi-Adies Kadir dalam pemungutan suara ulang pemilihan Wali Kota Surabaya. PKB menilai, pasangan itu paling tepat untuk didukung.

Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur Mas'ud Adnan mengatakan, PKB sudah tidak mungkin mendukung BF Sutadi-Mazlan Mansyur yang diusung PKB pada pilwali Surabaya. Hasil pemungutan suara pada 2 Juni 2010 menunjukkan pasangan itu hanya menduduki peringkat empat.  "Realitas di lapangan sudah tidak mungkin mendukung Pak Sutadi," ujarnya di Surabaya, Kamis (29/7/2010).

PKB awalnya mempertimbangkan untuk mendukung pasangan Tri Rismaharini-Bambang DH dan Arif-Adies. Namun, PKB akhirnya memutuskan Arif-Adies. "Ada beberapa alasan PKB mendukung Arif-Adies," ujarnya.

PKB memandang Arif-Adies sebagai warga asli NU. Arif aktif dalam berbagai kegiatan NU. "Hampir di setiap kegiatan NU, Arif Afandi selalu hadir. Jadi, kehijauannya sudah tidak diragukan untuk dianggap sebagai warga NU," ujarnya.

Karena faktor NU itu, PKB yakin peluang Arif masih besar. Apalagi, 60 persen warga Surabaya tercatat sebagai warga NU. "Dengan dukungan nahdliyin dan kader PKB, kami optimistis pasangan ini mendapatkan hasil memuaskan," ujarnya.

Mas'ud juga mengatakan, PKB Surabaya dan jajaran di bawahnya untuk mematuhi instruksi partai. Hal itu berkaca pada pengalaman putaran pertama. Saat itu DPW PKB Jatim mendekati Fandi Utomo-Yulius Bustami dan DPC PKB Surabaya mendekati BF Sutadi-Mazlan Mansyur.

"Kami sudah ingatkan semua kader untuk pemungutan suara ulang. PKB harus menambah kemenangan dalam pilkada Jatim yang sudah menang di sembilan wilayah," ujarnya.

Warga NU juga diajak tidak menyerahkan nasib ke orang lain dengan menjadi Golput. Dengan jumlahnya yang besar, warga NU bisa menentukan hasil pemungutan ulang.