Jakarta, Kompas
Hal itu disampaikan Wapres Boediono saat menerima dan melepas keberangkatan Tim Bravo Ekspedisi Tujuh Puncak Dunia Wanadri, Rabu (21/7) di Istana Wapres, Jakarta.
Dalam acara itu hadir Ketua Tim Ekspedisi mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto, Ketua Tim Harian Ekspedisi Yopie Rekson, serta enam pendaki lainnya, yaitu Ardesir Yaftebbi, Iwan Irawan (Kwecheng), Marta Rimbawan, Fajri Al Luthfi, Nirhuda, dan Gina Afriani.
Tim Bravo Ekspedisi Tujuh Puncak Dunia akan berangkat menuju Afrika dan Eropa (Rusia) pada pekan depan. Pada 1 Agustus, Tim Bravo Ekspedisi Tujuh Puncak Dunia direncanakan menaklukkan puncak Kilimanjaro (5.892 meter) di Tanzania. Adapun 17 Agustus ditargetkan bisa menaklukkan puncak Elbrus (5.652 meter) di Rusia.
Puncak pertama yang berhasil didaki pada April lalu adalah Ndugu-ndugu atau Carstensz Pyramid di Papua setinggi 4.884 meter.
Empat puncak gunung yang akan didaki lagi sampai dengan Mei 2012, yaitu Aconcagua (6.962 meter) di Argentina, Denalia atau MC Kinley (6.194 meter) di Alaska, Vinson Massif (4.897 meter) di Antartika, serta gunung tertinggi di dunia, yaitu Sagarmatha atau Everest (8.850 meter) di Nepal.
Pada kesempatan itu hadir pula anggota senior dan anggota luar biasa Wanadri, Sarwono Kusumaatmadja, mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ery Riyana Hardjapamekas, serta Ketua Umum Dewan Pengurus Wanadri Darmanto.

