Selasa, 2 September 2014

News / Regional

Polda Kalbar Kaji Pemecatan 5 Anggota

Rabu, 21 Juli 2010 | 14:58 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.com — Kepolisian Daerah Kalimantan Barat tengah mengkaji tindak pemecatan terhadap lima anggotanya yang tersangkut berbagai pelanggaran berat.      "Sebelumnya sudah ada 16 anggota yang dipecat karena berbagai kasus," kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Brigjen (Pol) Erwin TPL Tobing di Pontianak, Rabu (21/7/2010).      Menurut dia, tindakan itu menunjukkan ketegasan Polda Kalbar dalam menegakkan hukum, termasuk terhadap anggota sendiri. "Macam-macam kasusnya. Misalnya terlibat narkoba," kata dia.      Brigjen Erwin menegaskan, kalau anggotanya terbukti sebagai pengedar narkoba, maka mereka akan dipecat dan dikenakan tindak pidana sesuai putusan pengadilan. Adapun kalau anggotanya menjadi pemakai narkoba, maka akan dilihat lebih jauh keterlibatannya.      Ia mengakui tidak semua anggotanya bersikap baik. Ia mencontohkan, dari sekitar 10.000 anggota Polda Kalbar, 96 persen merupakan bintara. "Dan tidak semuanya bagus. Masyarakat dapat ikut mengawasi," kata dia.      Sementara itu, mengenai lima oknum polisi yang diduga melakukan pesta sabu, ia mengaku belum menerima laporan dari Bidang Provost dan Pengamanan Polda Kalbar. Namun, jika hal itu terbukti, maka ia berjanji akan bersikap tegas, tergantung tingkat kesalahan masing-masing.      Kepala Bidang Humas Polda Kalbar AKB (Pol) Suhadi SW mengatakan, sejumlah anggota Polda Kalbar sudah dan diusulkan untuk dipecat karena sejumlah kasus. "Seperti desersi dan terlibat dalam penyalahgunaan narkoba," kata Suhadi SW.


Editor : Ignatius Sawabi
Sumber: