Kamis, 23 Oktober 2014

News / Regional

Mulai Senin, Kalimantan Punya 2 Kodam

Sabtu, 26 Juni 2010 | 14:03 WIB

BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Wilayah Kalimantan yang merupakan daerah tanggung jawab operasi Kodam VI/Tanjungpura yang berpusat di Balikpapan akan dipecah menjadi dua. Kodam baru berpusat di Pontianak bernama Kodam XII/Tanjungpura, sedangkan Kodam VI/Tanjungpura berganti nama menjadi Kodam VI/Mulawarman.

Pembentukan Kodam baru ini secara resmi akan disahkan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI George Toisuta, Senin (28/6) mendatang. Pangdam VI/Tanjungpura Mayjen Tan Aspan saat ditemui Tribun, di ruang kerjanya, mengatakan, Kodam XII/Tanjungpura nantinya berlokasi di Pontianak, dan sementara menggunakan Markas Korem 121/Abw, sambil menunggu pembangunan Makodam baru yang akan segera dibangun tahun ini. Sedangkan Korem 121/Abw yang ada sekarang akan dipindahkan ke Sintang.

Daerah operasional Kodam VI/Tanjungpura meliputi Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Sedangkan Kodam VI/Mulawarman dengan daerah operasional meliputi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.

"Umumnya tidak ada perbedaan, hanya masing-masing berbeda sesuai tugas dan tanggung jawab serta klasifikasi daerah wilayahnya masing-masing. Hal tersebut sesuai Perkasad No 17/V/2010 tentang Pembentukan Kodam XII/Tanjungpura dan perubahan Kodam VI/Tanjungpura menjadi Kodam VI/Mulawarman, " kata Jenderal bintang dua ini.

Kodam VI/Mulawarman nanti akan memiliki 7.639 prajurit, di antaranya Makodam dan Satbalak 3.864 personel, Korem 091/Asn 1.894 personel, dengan 12 Kodim dan 73 Koramil, dan Korem 101/Ant 1.881 personel dengan 10 Kodim dan 88 Koramil. Sedangkan Kodam XII/Tanjungpura 3.372 personel. Untuk Makodam dan Satbalak 160 personel, Korem 102/Pjg 1.077 personel, dengan 6 Kodim dan 77 koramil serta Korem 121/Abw 2.135 personel, dengan 7 Kodim dan 113 koramil.

Menurut Tan Aspan, peralatan dan perlengkapan militer tidak berarti dibagi dua, melainkan peralatan dan perlengkapan yang ada di wilayah Korem 102 dan Korem 121 nanti akan beralih langsung menjadi aset Kodam XII/Tanjungpura. Sedangkan peralatan dan perlengkapan di wilayah Korem 101 dan Korem 091 menjadi aset Kodam VI/Mulawarman.

Pangdam menambahkan, organisasi Kodam VI/Tanjungpura secara umum tidak akan ada perubahan besar-besaran, karena personel dan materil masih mengacu Kodam VI/Tanjungpura yang lama.

Kodam VI/Tpr saat ini memiliki Organik Brigade Infanteri 19 Khatulistiwa di Singkawang, dan Lima Brigade Infanteri yang terbesar di lima Komando Kewilayahan TNI Angkatan Darat termasuk Brigif 19 Kapuas yang berada di bawah naungan Korem 121 ABW, dan Markas Infanteri di Putussibau.

Sebelumnya Kalimantan Barat pernah diresmikan sebagai sebagai Kodam pada 19 Juli 1958. Kodam ini sebagai likuidasi dari Resimen Infanteri 20 Tentara dan Teritorium VI/Tpr. Mulai 12 Februari 1960 nama Komando ini diganti menjadi Kodam XII/Tanjungpura. Namun Kodam ini hanya belangsung sampai 1985 saja.

"Terkait pengamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), TNI selalu mengamankan kawasan perbatasan dengan memaksimalkan seluruh potensinya. TNI cadangan juga di optimalkan. Kawasan perbatasan yang mencapai 2004 kilometer tetap menjadi kekuatan TNI," kata Pangdam

Dalam proses pembentukan Kodam baru ini, perencanaan dan persiapan telah dilakukan oleh Kodam VI/Tanjungpura termasuk memprioritaskan peralatan dan personel yang ada saat ini untuk mengawaki Kodam baru tersebut. Pembentukan Kodam baru ini merupakan bagian dari Rencana Strategis TNI mengingat wilayah Kodam VI/Tpr saat ini dirasakan terlalu luas sehingga rentang komando dan pengendalian menjadi lebih sulit pula.

"Luasnya wilayah Kalimantan berdampak pada besarnya beban dan tanggung jawab yang harus diemban oleh hanya satu Kodam saja seperti yang berlangsung saat ini sehingga tingkat kesiapan operasional menjadi kurang maksimal," tambah Pangdam. (*)


Editor : Ignatius Sawabi
Sumber: