JAKARTA, KOMPAS.com - Meski tarif dasar listrik (TDL) akan segera naik, PT Holcim Indonesia Tbk. tetap optimistis mencapai target pembangunan rumah melalui Solusi Rumah. Oleh karena itu, kenaikan TDL belum tentu dapat menyebabkan penurunan target pembangunan rumah secara signifikan.
"Terlalu cepat untuk memprediksinya, meskipun kenaikan (TDL) tersebut akan menaikkan biaya, tetapi kembali bahwa semua tergantung kepada mekanisme pasar juga," ungkap Relation Management Director Holcim Indonesia Rusli Setiawan kepada Kompas.com, Kamis (17/6/2010).
Rusli menekankan, optimistisme itu didasarkan pada alasan perkembangan ekonomi di Indonesia. Menurutnya, selama ekonomi Indonesia berkembang, Holcim yakin pertumbuhan konsumsi semen masih akan tetap baik.
Selain itu, lanjutnya, Solusi Rumah pun baru diluncurkan dua pekan lalu sehingga belum banyak orang yang mengenalnya. Saat ini masih dalam tahap sosialisasi dan Holcim berharap begitu publik segera mengenal Solusi Rumah, pertumbuhan pembangunan rumah makin cepat.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Holcim Indonesia Tbk Eamon Ginley mengatakan Holcim akan menyediakan 3,2 juta ton semen untuk membangun 400 ribu rumah. Holcim sendiri menargetkan pembangunan 800 ribu rumah sepanjang tahun 2010. Beberapa tahun setelahnya, Holcim baru akan mau menargetkan pertumbuhan 50 persen sisanya setiap tahun.

