BENGKULU, KOMPAS.com - Para peserta Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke 23 di Provinsi Bengkulu, Jumat (4/6/2010), sekitar pukul 21.29 WIB dikejutkan guncangan gempa 4,8 Skala Richter (SR) yang waktunya cukup singkat. Situs dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan guncangan gempa kecil itu terasa di Kota Bengkulu dengan kekuatan antara II-III MMI di Kabupaten Kaur dan Kota Bengkulu. Gempa itu berlokasi pada episentrum 4.31 Lintang Selatan (LS) dan 102.44 Bujur Timur (BT), dengan kedalaman 29 km yang berpusat sekitar 61 Km Tenggara Bengkulu. Seorang peserta MTQN mengatakan getaran gempa itu cukup terasa, kendati waktunya hanya beberapa detik, namun para peserta itu juga sudah tahu kalau Bengkulu sangat rawan bencana gempa bumi, kata A Somad, salah seorang penggembira dari wilayah Sumatra Selatan. Berdasarkan data situs BMKG tersebut sekitar pukul 22.12 WIB juga terjadi guncangan gempa di wilayah Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) berkekuatan 5,2 SR, namun tidak berpotensi tsunami. Gempa 5,2 SR itu berada pada 9.72 Lintang Sslatan dan 108.08 Bujur Timur pada kedalaman 10 Km dan berpusat sekitar 244 km Barat Daya Cilacap.
