Dilepas, Agen BIN Main Ancam Tembak - Kompas.com

Dilepas, Agen BIN Main Ancam Tembak

Kompas.com - 27/04/2010, 23:07 WIB

BATAM, KOMPAS.com — Mantan anggota DPRD Batam periode 2004-2009, Mochamad Kholiq Widiarto, akhirnya dapat menghirup udara bebas setelah Polsek Sekupang, Batam, mengabulkan penangguhan penahanan tersangka kasus kepemilikan amunisi ilegal tersebut.

Amunisi itu terbongkar setelah Kholiq diduga main ancam tembak terhadap seorang biksu di Tiban, beberapa waktu lalu. Mereka memang akhirnya berdamai, tetapi hal tersebut tidak membuat Kholiq lepas dari jeratan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan.

"Saat ini penahanannya kami tangguhkan. Kholiq sudah berada di luar. Pemeriksaaan juga sudah selesai," ungkap Kapolsek Sekupang AKP I Dewa Nyoman Surya Negara melalui sambungan telepon, Selasa (27/4/2010).

Dewa mengatakan, Kholiq ternyata dinyatakan masih mempunyai izin memiliki senjata api oleh Baintelkam Mabes Polri. "Baintelkam menyatakan surat izin kepemilikan senjata api Kholiq masih berlaku," terangnya.

Baintelkam juga mengklarifikasi bahwa Kholiq memang agen Badan Intelijen Negara (BIN). Rumor Kholiq sebagai agen BIN sebenarnya sudah beredar ketika dia masih diperiksa di Polsek.

Pengacara Kholiq, Nopriansyah, sebelumnya menyangkal soal itu. Nopriansyah mengatakan, dia bukan anggota BIN, melainkan anggota Perbakin.

Kholiq pun mengakui, senjata apinya jenis Revolver S&W sudah dikembalikan sejak tahun 2008. Namun, polisi tetap menganggap hal itu sebagai pelanggaran Undang-Undang Darurat karena polisi menemukan belasan amunisi aktif di rumahnya.

Polisi sepertinya juga tidak mau gegabah. Pihak Polsek Sekupang pun melibatkan anggota Jihandak Brimob Polda Kepri untuk memeriksa keaktifan amunisi milik Kholiq. Selain itu, Polsek juga menunggu surat keterangan dari Mabes Polri mengenai regulasi pengembalian senpi. Senjata milik Kholiq keluaran Mabes.

Kholiq pun awalnya mengakui kekhilafannya mengembalikan senpi tersebut sehingga amunisinya terlupakan. Namun, dia bersikeras bahwa walaupun senpi telah dikembalikan, tetapi izin kepemilikannya masih diperpanjang.

Sebagaimana diungkapkan Kapolsek Sekupang, keberadaan amunisi Kholiq yang terbukti aktif pun dinyatakan sebagai hal yang membahayakan karena masih bisa meledak. (zabur anjasfianto)

Editoryuli
Terkini Lainnya
Diduga Terkait Jaringan Teroris, Pasutri di Jambi Diamankan Densus 88
Diduga Terkait Jaringan Teroris, Pasutri di Jambi Diamankan Densus 88
Regional
Mulculkan Foto ‘Kembaran’ di Instagram, Emil Harap Istrinya Tak Salah Gandeng
Mulculkan Foto ‘Kembaran’ di Instagram, Emil Harap Istrinya Tak Salah Gandeng
Regional
Tenggelamkan 3 Anaknya di Danau, Perempuan Ini Dipenjara 26 Tahun
Tenggelamkan 3 Anaknya di Danau, Perempuan Ini Dipenjara 26 Tahun
Internasional
Kejaksaan Agung Dapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK
Kejaksaan Agung Dapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK
Nasional
Besi Melintang di Tengah Jalan, TB Simatupang Arah Ragunan Macet Total
Besi Melintang di Tengah Jalan, TB Simatupang Arah Ragunan Macet Total
Megapolitan
Awal Bergabung dalam Team Jaguar, Amel Kerap Terjatuh dari Motor
Awal Bergabung dalam Team Jaguar, Amel Kerap Terjatuh dari Motor
Megapolitan
Petasan Buatannya Meledak, Seorang Pelajar di Bantul Terluka Parah
Petasan Buatannya Meledak, Seorang Pelajar di Bantul Terluka Parah
Regional
Setelah Dikepung Semalaman, Pria Pembunuh Polisi Tewas Ditembak
Setelah Dikepung Semalaman, Pria Pembunuh Polisi Tewas Ditembak
Internasional
Membegal, Belasan Anggota Geng Motor di Bandung Ditangkap
Membegal, Belasan Anggota Geng Motor di Bandung Ditangkap
Regional
DPRD DKI Usulkan Pengangkatan Gubernur-Wagub Terpilih melalui Paripurna Istimewa
DPRD DKI Usulkan Pengangkatan Gubernur-Wagub Terpilih melalui Paripurna Istimewa
Megapolitan
Kabareskrim: Alfian Tanjung Harus Buktikan Tuduhannya di Pengadilan
Kabareskrim: Alfian Tanjung Harus Buktikan Tuduhannya di Pengadilan
Nasional
Upaya Reunifikasi, Megawati Diminta Jadi Utusan Korsel ke Korea Utara
Upaya Reunifikasi, Megawati Diminta Jadi Utusan Korsel ke Korea Utara
Nasional
Kerr Tak Dampingi Warriors di Gim 1 Final NBA
Kerr Tak Dampingi Warriors di Gim 1 Final NBA
Olahraga
Marawi Sudah Direbut, Parlemen Pertanyakan Status Darurat Militer
Marawi Sudah Direbut, Parlemen Pertanyakan Status Darurat Militer
Internasional
Pansus Anggap Duit Rp 38 Miliar Per Tahun Tak Berat untuk Tambah 19 Kursi DPR
Pansus Anggap Duit Rp 38 Miliar Per Tahun Tak Berat untuk Tambah 19 Kursi DPR
Nasional

Close Ads X