Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 19:55 WIB
Awas! Muncul 10 Gelembung Gas Metan di Raya Porong
Afrizal Akbar | yuli | Senin, 12 April 2010 | 19:42 WIB
|
Share:

Kompas/Saputra, Laksana Agung
Gas berikut lumpur menyembur dari tengah areal persawahan Desa Siring, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Senin (5/6). Areal sawah tersebut kini sudah menjadi lautan lumpur yang meluas hingga bahu Jalan Tol Surabaya-Gempol Kilometer 38. Untuk menahan laju lumpur, PT Lapindo Brantas membuat tanggul dari pasir dan batu.

TERKAIT:

SURABAYA, KOMPAS.com - Ini patut diwaspadai pengguna jalan yang melintas Jl Raya Porong. Gelembung gas metan yang mudah terbakar muncul di sisi timur Jalan Raya Porong, Sidoarjo. Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) pun mengimbau masyarakat yang melintas dekat semburan itu tidak menyalakan api, seperti rokok.

"Bubble yang terdeteksi ini lumayan besar dan berjumlah 10 semburan baru yang bisa tersulut api dari puntung rokok," ujar Humas BP BPLS Ahmad Zulkarnain, Senin (12/4/2010). Munculnya bubble atau gelembung itu juga menyebabkan aspal di Raya Porong depan Tugu Kuning retak dan terangkat.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, BPLS juga sempat menutup lokasi munculnya bubble mulai radius 5x20 meter dan telah disiapkan pula alat pemadam kebakaran di sisi tanggul lumpur.

Hingga sore hari ini, pengamanan jalan pun terus dilakukan. Bahkan bubble yang membuat aspal menggelembung pun, akhirnya kempes. Itu dikarenakan aspal diperbolehkan untuk dilindasi kendaraan yang melintas di Jalan Raya Porong yang sebelumnya sempat ditutup.