Minggu, 26 Oktober 2014

News / Regional

Bayi Berkepala Tiga di Madura Itu Akhirnya Meninggal

Senin, 5 April 2010 | 17:10 WIB

SAMPANG, KOMPAS.com — Nur Jiah (21), istri Sarman (30), warga Dusun Tangkel, Desa Plenggien, Kecamatan Kedundung, Kabupaten Sampang, Madura, melahirkan bayi yang tidak sempurna.

Di kepala bayinya tumbuh dua benjolan yang hampir menyamai kepalanya sehingga bayi itu seperti memiliki tiga kepala. Namun di wajahnya tidak memiliki hidung dan bibir atasnya seperti sumbing.

Sayang, bayi yang lahir pada Sabtu (3/4/2010) pukul 11.00 itu meninggal pada Minggu (4/4/2010) pukul 10.30 lantaran gangguan pernapasan. Bayi berumur satu hari tersebut hanya bisa bernapas melalui mulut karena tidak memiliki hidung. Kendati demikian, orangtua bayi sudah memberinya nama Nur Aini.

Nur Jiah yang termasuk warga miskin ini mengaku tidak punya biaya melahirkan di rumah sakit sehingga proses persalinan hanya dibantu oleh dukun beranak desa setempat. Adapun suaminya sedang bekerja di Malaysia.

Sejak berada dalam kandungan, ia tidak pernah merasakan keanehan dan kondisinya sehat. Namun, menginjak kehamilan sembilan bulan, dia mengaku jarang sekali memeriksakan kandungan ke posyandu atau bidan. Nur Aini merupakan anak pertamanya. (st33)


Editor : yuli
Sumber: