SURABAYA, KOMPAS.com — Tawuran antara kelompok pemuda dan tentara terjadi di Kafe Gatot Subekti, Jalan Tambakasri XIII No 5, Surabaya. Tawuran yang terjadi pada Selasa (23/3/2010) dini hari di lokalisasi Kremil itu lantaran sekelompok pemuda dan tentara tersebut dalam kondisi mabuk berat.
Kelompok pemuda dan tentara yang ada di kafe itu dalam kondisi mabuk berat. Saat pesta miras, sekelompok pemuda ini mabuk di meja nomor 2 ditemani tiga wanita. Sedangkan di meja nomor 3 juga ada sekelompok tentara yang juga pesta miras, tetapi tak ditemani wanita. Dalam kondisi mabuk, sekelompok pemuda dan tentara ini sama-sama bernyanyi dan berjoget.
"Entah siapa yang memulai tiba-tiba saja terjadi tawuran antara kedua kelompok itu. Dugaan awal, kemungkinan saling ejek hingga terjadi tawuran," ujar Kasat Reskrim Polres Surabaya Utara AKP Dolly A Primanto saat dimintai konfirmasi di kantornya, Selasa.
Mantan Kasat Reskrim Polresta Mojokerto ini menjelaskan, akibat perkelahian itu tak hanya kedua kelompok yang mengalami luka, tetapi juga kafe yang berantakan. Polisi akhirnya mengamankan lima pemuda, yakni Mukim (29), Abdul Muis (30), Saleh Firmansyah (24), Suban (29), dan Ahmad Riyadi (29).
"Kelima pemuda ini statusnya sebagai saksi karena belum kita periksa. Selain itu, kami juga memeriksa pemilik kafe, mami, dan operator karaoke. Sementara untuk kelompok tentara kini ditangani langsung oleh polisi militer," kata AKP Dolly.
