SURABAYA, KOMPAS.com - Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Saifullah Yusuf berharap, pemilihan Rois Aam dalam Muktamar NU ke-32 di Makassar, Sulsel tidak dilakukan secara langsung tapi melalui musyawarah.
Menurutnya, jabatan Rois Aam bukanlah jabatan yang layak diperebutkan. "Sungguh tak elok jika ada seseorang ingin menjadi Rois Aam sampai harus membentuk tim sukses, bahkan menggunakan uang. Saya barharap jabatan Rois Aam betul-betul hasil permusyawaratan dan bukan pemilihan langsung," ujarnya di Surabaya, Senin (22/3/2010).
Pemilihan Rois Aam secara musyawarah, menurut Saifullah, sebaiknya dilakukan oleh beberapa kiai yang kemudian ditawarkan pada mutamirin. Sedangkan pemilihan Ketua Tanfidz dapat dilakukan secara langsung.
