Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 20:58 WIB
Bidan Ini Sering Berganti-ganti Mobil
| bnj | Minggu, 21 Maret 2010 | 22:35 WIB
|
Share:

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Para tetangga tak menyangka terhadap oknum bidan inisial ES (38) yang ditangkap jajaran kepolisian Polresta Tasikmalaya, Jawa barat, karena melakukan penipuan dan penggelapan.

"Saya tidak menyangka bu bidan melakukan itu, saya tahu dia ditangkap polisi dan tidak tahu dimana penangkapannya," kata ketua RT setempat, Minggu (21/3/2010), yang meminta nama lengkapnya tidak dipublikasikan.

Masyarakat sekitar di rumah milik oknum bidan kampung Nyantong, Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya merasa heran seorang bidan berbuat tindakan yang melanggar hukum.

Penilaian masyarakat, ES memiliki perawakan tinggi yang selalu mengenakan kerudung dan percakapan atraktif itu merupakan orang yang sibuk beraktivitas di luar maupun di rumah yang berprofesi sebagai bidan.

Sehingga pergaulan bersama masyarakat setempat kurang terjalin dengan baik, bahkan setiap kegiatan dan acara kemasyarakatan selalu tidak hadir karena faktor kesibukan.

"Kalau memberikan sumbangan selalu ngasih bagus, tapi kalau kegiatan kemasyarakatan memang jarang hadir," kata ketua RT.

Terkait masalah penipuan uang investasi pengadaan alat kesehatan dan penggelapan mobil rental, kata ketua RT tidak mengetahuinya secara jelas.

Namun bidan tersebut sering berganti-ganti jenis mobil yang sederhana tetapi bagus dan menarik. Masalah mobil rental yang digelapkan ketua RT maupun masyarakat setempat tidak mengetahuinya. "Ya sering ganti-ganti mobil dibawa ke rumah," kata ketua RT.

Sementara itu, keterangan ketua RT perabotan di dalam rumah dua tingkat milik oknum bidan tersebut tampak sederhana dan tidak mencerminkan barang-barang mewah.

Rumah yang tampak terlihat mewah di antara himpitan rumah warga lainnya yang padat penduduk itu dihuni oleh suaminya, serta anak yang masih di bawah usia lima tahun serta seorang pembantu.

"Kesehariannya memang sibuk, sering di luar, tapi suka pulang karena buka praktek disini," kata beberapa orang tetangga yang kebetulan sedang berkumpul disamping rumah oknum bidan.

Sementara itu oknum bidan tersebut kini terpaksa diamankan di markas Polresta Tasikmalaya setelah mendapatkan laporan pertama dari korban, dan jajaran kepolisian akan mengembangkan kasus tersebut karena diduga masih banyak korban lain yang belum lapor.

"Sejauh ini baru menerima beberapa laporan penggelapan mobil dan penipuan uang oleh pelaku, untuk itu kepada para korbannya, jika memang merasa telah ditipu maka segera lapor," kata Kasatreskrim Polresta Tasikmalaya, AKP Harso Pudjo Hartono.

Sumber :
ANT