AMBON, KOMPAS.com - Sedikitnya 100 kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Maluku berunjuk rasa sebagai bentuk solidaritas kepada warga Palestina yang menolak pembangunan pemukiman Israel di Yerusalem. Mereka menuntut pemerintah berperan dalam menghentikan upaya pemerintah Israel tersebut.
Unjuk rasa dilakukan di depan Masjid Al-Falah, Ambon, Minggu (21/3/2010). Setelah berunjuk rasa selama hampir satu jam di tempat itu, mereka berjalan kaki ke kantor DPD PKS Ambon di kawasan Batu Merah. Selain berorasi, mereka menjaring pengumpulan dana untuk diserahkan ke warga Palestina sebagai bentuk dukungan.
Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah Partai Keadilan Sejatera Maluku Sudarmo mengatakan unjuk rasa dilakukan untuk membuka mata warga Ambon terkait adanya penjajahan yang dilakukan oleh Israel.
"Jangan sampai isu besar seperti kasus Century, makelar kasus di kepolisian, dan rencana kedatangan Presiden Obama menutup fakta adanya penjajahan yang dilakukan Israel terhadap Palestina," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, dia pun mendesak agar pemerintah Indonesia menyampaikan keberatan Indonesia atas masalah pendudukan oleh Israel itu ke Presiden Amerika Serikat Barrack Obama saat kunjungan Presiden itu ke Indonesia. Tidak hanya menyampaikan keberatan, pemerintah Indonesia harus mampu mendesak Amerika Serikat untuk bisa menyelesaikan permasalahan di Palestina.


