JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN), Kepala Sekolah SMA Al Azhar 3 Budiono menghimbau para siswanya agar menjaga kesehatan. Tujuannya, agar peserta UN dapat optimal dalam menjawab soal-soal UN. Bahkan, mendekati hari H pelaksanaan UN ini, para siswi peserta UN juga dilarang untuk melakukan diet.
"Pesan saya para siswa harus menjaga kondisi, jaga hati, kondisi fisik itu penting. Termasuk jangan sampai flu. Yang cewek jangan sampai diet dulu. Kalau diet dia bisa sakit," kata Budiono, kepada Kompas.com, saat ditemui di SMA Al Azhar 3, Jakarta, Sabtu (20/3/2010).
Meski demikian, dia menyatakan bahwa hingga kini seluruh siswanya dalam keadaan sehat dan siap mengikuti UN.
Untuk persiapan UN, pihaknya telah berulangkali menggelar latihan ujicoba soal-soal ujian (try out) sejak bulan lalu. Total jenderal, sudah 12 kali try out digelar oleh pihak sekolah.
Dari hasil try out itu, para siswa kemudian diklasifikasikan dalam berbagai tingkatan. Ada yang tinggi, menengah, ataupun siswa yang membutuhkan bimbingan khusus. Bagi siswa yang tidak lulus dalam try out, akan ada bimbingan intensif yang dilakukan seusai sekolah.
"Kalau try out enggak lulus, diadakan pembinaan khusus sampai lulus. Itu pulang dari sekolah," tutur Budiono.
Persiapan lain, ada juga tambahan pelajaran tambahan bagi peserta UN di jam pelajaran ke-0, yang dimulai sejak pukul 06.00.
Seluruh persiapan ini ditutup dengan salat Tahajjud bersama seluruh peserta UN, pada Jumat (19/3/2010) dini hari. Saat itu, seluruh siswa menginap di sekolah sejak Kamis sore. Kegiatan ini dimulai sejak pukul 16.00 dengan salat berjamaah salat Ashar, yang kemudian dilanjutkan dengan tadarus bersama membaca ayat-ayat suci Al Quran hingga khatam.
Malamnya, para siswa 'dijejali' dengan kata-kata motivasi dari motivator untuk kesiapan mental.
"Semuanya tidur di ruang kelas memakai karpet. Terus setelah salat Shubuh bersama, para siswa itu menyampaikan kesan-kesan pentingnya selama 3 tahun sekolah di sini. Terakhir, mereka salam-salaman dengan bapak ibu guru. Minta maaf dan doa restu. Karena minta maaf kan penting ya," tandasnya.
Dia optimistis, tahun ini seluruh siswanya bakal lulus 100 persen.
