Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 22:33 WIB
Wah... CPO Tumpah dan Cemaro Perairan Dumai
| msh | Sabtu, 20 Maret 2010 | 08:22 WIB
|
Share:

DUMAI, KOMPAS.com- Sebagian dari puluhan ribu ton minyak mentah kelapa sawit (crude palm oil/0CPO) yang berada di tangki timbun milik PT Dumai Bakling, tumpah ke perairan Dumai, Riau, hingga menyebabkan kawasan yang berdekatan dengan Selat Melaka itu tercemar.

Menurut keterangan sejumlah karyawan PT Dumai Bakling, Sabtu (20/3/2010),  tumpahnya CPO itu berawal dari kecerobohan beberapa rekan kerja mereka yang hendak memasok CPO ke dalam sebuah tangki kapal yang berlabuh di Dermaga C PT Dumai Bakling dengan menggunakan pipa berdiameter 50 sentimeter.

Edwin, salah seorang pekerja, mengatakan, pipa yang dilekatkan di bibir tangki kapal tersebut bergeser dari posisi awal hingga terjadi kebocoran dengan minyak tumpah yang berlangsung sekitar 30 menit.

Kebocoran itu diketahui setelah dilakukan pengecekan oleh salah seorang pengawas lapangan dermaga C yang terperangah saat melihat muncratan CPO di bibir tangki kapal tersebut. "Setelah dilakukan perbaikan, pelangsiran kembali dilakukan, namun hanya berselang beberapa saat, kebocoran kembali terjadi di bagian sambungan pipa," katanya.

Melihat hal itu, pengawas langsung memberikan instruksi pemberhentian pelangsiran sementara CPO, dan mengimbau anggotanya untuk melakukan pengecekan total terhadap setiap sambungan pipa.

Edwin mengakui, tumpahan CPO itu merupakan kecerobohan pihaknya dan beberapa rekan kerja di lapangan lainnya. Sedangkan manajemen perusahaan yang dihubungi terpisah menolak berkomentar tentang peristiwa pencemaran itu. "Berapa banyak tumpahan itu saya kurang tahu," ujar Edwin.

Beberapa warga yang bermukim di sekitar PT Dumai Balking dan melihat kejadian bocornya pipa saluran CPO, langsung melaporkan ke pihak kepolisian melalui satuan polisi air (Satpolair) terdekat. "Petugas Satpolair telah turun ke lokasi kejadian untuk meminta keterangan  dari pihak pengelola dermaga C dan beberapa staf PT Dumai Bakling," ujar Yahya (45), seorang warga yang melaporkan kejadian itu.

Petugas Satpolair saat ditemui  tidak bersedia menyebutkan namanya, namun dia berjanji akan memproses tumpahan CPO tersebut, karena sudah berdampak terhadap lingkungan hingga mencemari perairan di sekitar laut Dumai. "Nanti beberapa saksi akan kami mintai keterangannya terkait dengan kejadian ini," kata dia.

Akibat tumpahan CPO itu, lapisan berwarna kuning terlihat mengambang di perairan di dekat Dermaga C PT Dumai Bakling.

Sumber :
ANT