LEBAK, KOMPAS.com - Jaja alias Pura Sudarma, salah seorang tersangka teroris yang tewas dalam pengepungan di Aceh, dimakamkan di pemakaman Kampung Sajira Barat, Desa Sajira, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Jumat (19/3/2010) petang.
Selepas tengah hari, kian banyak warga yang mendatangi lokasi sekitar rumah keluarga Jaja. Ketua RT 02 Sajira Barat, Dade Hidayat menuturkan, warga menerima Jaja untuk dikuburkan di makam yang berada di kampung tersebut.
"Begitu mendengar kabar dari keluarga Jaja kalau jenazah sudah berangkat dari Rumah Sakit Polri Kramatjati sekitar jam 13.30, kami pun langsung mengumumkan lewat pengeras suara sehingga sebagian warga kemudian bergotong royong menggali kubur," kata Dade.
Dade menuturkan, gotong royong seperti ini lazim dilakukan warga Sajira Barat saat ada seseorang yang meninggal. Kerumunan warga kian banyak menjelang kedatangan mobil yang membawa jenazah Jaja.
Sekitar pukul 16.00, jenazah Jaja pun tiba dalam sebuah peti kayu dan disambut pekik takbir. Jenazah kemudian dibawa masuk ke dalam rumah. Beberapa menit kemudian jenazah Jaja dibawa keluar dalam keranda yang berselubungkan kain berwarna hijau dan diantar ke masjid di Sajira Barat. Di masjid tersebut jenazah disholatkan oleh warga, sebelum kemudian diusung ke makam.
Di sepanjang jalan, gema takbir terus berkumandang mengantar jenazah Jaja. Prosesi pemakaman pun berakhir sekitar pukul 17.00.


