Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 23:30 WIB
Polisi Kawal Ketat Pemakaman Jaja di Lebak
| made | Jumat, 19 Maret 2010 | 16:31 WIB
|
Share:
SERAMBI/M ANSHAR Pasukan Brimob kembali usai melakukan pengepungan kelompok teroris di Desa Lamkabeue, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar, Sabtu, (6/3/2010). Dalam sepekan terakhir, operasi pengepungan dan kontak tembak telah mengakibatkan empat anggota polisi gugur, dua anggota jaringan teroris tewas dan 14 lainnya berhasil ditangkap hidup-hidup.

LEBAK, KOMPAS.com - Ratusan personel Kepolisian Daerah (Polda) Banten akan mengawal pemakaman tersangka teroris yang ditembak di Aceh, Jaja alias Pura Sudarma alias Yusuf Umar di Desa Sajira Barat, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Jumat (19/3/2010) sore.

Pantauan di kampung halaman tersangka teroris di Desa Sajira Barat, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, ratusan personel polisi yang menggunakan pakaian preman maupun dinas mereka berjaga-jaga untuk mengawal pemakaman jenazah Jaja.

Pemakaman akan dilangsungkan sekitar pukul 17.00 WIB setelah dishalatkan di masjid setempat. Saat ini, anggota polisi tersebar di lokasi pemakaman,  dan sekitar kediaman rumah almarhum orangtua Jaja. "Saya menjamin pemakaman Jaja berjalan lancar dan aman," kata salah satu petugas yang enggan disebutkan namanya.

Pemakaman Jaja akan dilakukan pengawalan secara ketat untuk mengantisipasi berbagai bentuk tindakan yang tidak terduga. Karena itu, polisi sejak seminggu terus melakukan pemantauan di kampung halaman Jaja yang tewas dalam baku tembak dengan personel Detasemen Khusus Antiteror (Densus) 88 Polri.

Jaja tewas bersama rekannya Encang, saat dilakukan penyergapan di kawasan Leupung, Aceh Besar, Jumat (12/3/2010), karena mereka melakukan perlawanan saat polisi menghentikan minibus yang ditumpanginya bersama delapan anggota teroris lainnya.

Sementara itu, kediaman Jaja di Desa Sajira Barat, Kecamatan Sajira Kabupaten Lebak tampak ramai dipadati pengunjung dari berbagi daerah. Sebagian besar pengunjung simpatisan dari luar daerah seperti Pandeglang, Bandung, Bogor, Sukabumi dan Pemalang.

Sumber :