DENPASAR, KOMPAS.com — Delapan teroris kelompok Umar Patek dilumpuhkan Tim Densus 88 Antiteror Polda Bali dalam penyergapan di persembunyian mereka, sebuah kawasan perumahan di kawasan Kuta. Kelompok teroris ini bersenjata laras panjang AK-2000 dan SS 1 Pindad serta membawa sebuah bom rakitan yang siap diledakkan.
Setelah melakukan pengintaian tempat persembunyian para teroris tersebut, Tim Densus 88 Antiteror langsung melakukan penyergapan. Setelah terjadi baku tembak, dua teroris tewas dan enam lainnya menyerah.
Namun, ini bukanlah penyergapan kelompok Umar Patek yang sesungguhnya. Ini hanya simulasi penanggulangan teroris yang digelar Polda Bali. "Ini latihan rutin yang kami lakukan untuk meningkatkan kemampuan personel," ujar Kapolda Bali Irjen Sutisna yang turut menyaksikan latihan.
"Ancaman teroris dapat terjadi sewaktu-waktu dan kami harus selalu siap," ujarnya.
